Jangan Asal Share, Waspada Broadcast Message Hoax!

Broadcast Message
Hati-hati akan broadcast message berisi informasi hoax | Source: mojok.co

Halo Inspirator!

Sadarkah Inspirator, bahwa beberapa waktu belakangan ini banyak beredar pesan broadcast (broadcast message) yang tersebar luas melalui social media ataupun aplikasi-aplikasi messenger. Salah satunya tentang pesan broadcast yang terkait keamanan makanan yang kita makan: Kode-kode pada makanan yang berarti bahan-bahan berbahaya bahkan haram dimakan!

Di era kemajuan teknologi, jangan malas verifikasi informasi

Selalu verifikasi kebenaran informasi berantai di broadcast message | Source: lopinion.ma
Selalu verifikasi kebenaran informasi berantai di broadcast message | Source: lopinion.ma

Sebagai konsumen di zaman modern, sudah sepantasnya kita berlaku lebih bijak dan cerdas menghadapi isu terkait makanan yang sehari-hari kita konsumsi. Arus informasi harus kita pahami dan telusuri kebenarannya, atau dengan kata lain kita harus melakukan verifikasi informasi. Verifikasi informasi yang ada di dalam broadcast message harus dilakukan guna mencegah tersebarnya informasi hoax yang dapat meresahkan netizen.

Salah satu contoh Hoax, Broadcast Message tentang E-Number

Contoh Broadcast Message Hoax terkait e-number | Source: Dokumentasi Pribadi
Contoh Broadcast Message Hoax terkait e-number | Source: Dokumentasi Pribadi

Kode-kode yang berawalan huruf “E” dan diikuti angka di belakangnya disebut E-Number. E-Number merupakan sebuah list kode bahan tambahan pangan (food additives) yang ditetapkan oleh Uni Eropa untuk mengatur bahan-bahan tambahan makanan/minuman yang telah lolos uji keamanannya untuk dikonsumsi dan diperjualbelikan di wilayah Uni Eropa. Kode tersebut harus dicantumkan pada label kemasan bahan yang bersangkutan. Untuk negara kita Indonesia, tidak mengikuti aturan Uni Eropa tersebut, sehingga kita tidak lazim menemui kode-kode E-Number itu pada label produk pangan dalam negeri.

E-Number disusun menjadi kategori Pewarna; Pengawet; Antioksidan; Pemanis; Pengemulsi, Penstabil, Pengental, dan Pembentuk Gel; dan kategori Lainnya. Kelompok bahan tambahan pangan yang termasuk dalam list E-Number tersebut telah melalui pengujian dan pengkajian dari aspek keamanan bagi tubuh manusia sehingga dijamin aman dan tidak berbahaya untuk digunakan pada produk-produk makanan atau minuman.

Masih penasaran? Cek aja situs resminya

Broadcast Message
Selalu verifikasi informasi dari sumber terpercaya, seperti situs Food Standards Agency terkait informasi E-Number | Source: https://www.food.gov.uk

Jika dibenturkan pada aspek halal-haram (dalam hal ini kandungan babi), tentunya harus dikaji lebih lanjut berdasarkan lembaga independen yang berwenang soal kehalalan produk. Jelas bahwa pesan broadcast tersebut memberikan informasi yang keliru terkait nama bahan dan kode E-Number-nya. Jika Inspirator masih penasaran, silakan kunjungi situs resmi berikut mengenai kode E-Numberhttps://www.food.gov.uk/science/additives/enumberlist

Nah, alangkah lebih bijaknya jika kita tidak turut meneruskan (forwardbroadcast message yang tidak terbukti kebenarannya. Intinya Inspirator, berhati-hatilah dan jangan termakan Hoax!

 

Keep Breathing, Keep Inspiring !

Penulis : Dini Puteri Khairani

Editor   : Agung Tyanto

Inspirator Freak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here