ASEAN Community
Ilustrasi

Pemerintah Myanmar mengaku khawatir akan pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada akhir tahun 2015 ini. “Kami ingin dapatkan manfaatkan. Tapi, kami punya kekhawatiran kami tak dapat bersaing dengan negara dan perusahaan yang lebih maju,” ujar Chairman Serge Pun and Associates Myanmar Global Agenda Council on Transparency and Anti Corruption Serge Pun dalam salah satu diskusi World Economy Forum on East Asia dengan tema ASEAN’s Global Impact di Jakarta. Menurutnya, kekhawatiran dan keraguan atas MEA dialami mayoritas oleh para UKM. Hal ini terjadi karena kurangnya pendidikan dan pemahaman. Serge menuturkan, kekhawatiran tersebut diketahui pemerintah setelah diadakan survei soal MEA. Di mana, 80% dari pelaku UKM tidak paham mengenal MEA. Meski demikian, pihaknya meyakini hal itu bisa diatasi saat pelaksanaan MEA nanti dengan melihat manfaat yang didapatkan. “MEA sudah dibicarakan bertahun-tahun dan ini cara yang terbaik,” ungkap dia. Secara terpisah, Presiden Joko Widodo meminta pengusaha Indonesia agar tidak perlu khawatir dibukanya pasar bebas antar kawasan ASEAN atau MEA 2015 karena negara lain di kawasan ini juga mengalami kekhawatiran yang sama. Dalam sejumlah pertemuan dengan pimpinan pemerintahan di ASEAN, Jokowi mengambil kesimpulan bahwa ternyata mereka juga takut karena tidak memerkirakan apa yang terjadi dengan MEA. “Artinya saudara-saudara enggak usah takut, mereka takut juga kok, dan yang paling ditakuti Indonesia,” katanya. Indonesia, lanjut Kepala Negara, memiliki potensi ekonomi luar biasa dengan jumlah penduduk 250 juta jiwa. Jumlah penduduk itu jauh lebih banyak ketimbang negara lain di kawasan yang sama berkisar 15-70 juta jiwa. Namun, dalam menghadapi MEA, sebetulnya harus disiapkan 10 tahun sebelumnya kemudian dilakukan pengawasan. “Kondisi sekarang enggak perlu khawatir, jangan takut-takut amat, yang penting jangan sampai peluang di dalam negeri diambil pengusaha luar,” tuturnya.

Keep Breathing, Keep Inspiring!

Inspirator Freak Sumber : Berita Satu Editor    : Dylan Aprialdo Rachman Inspirator Freak Twitter: @InspiratorFreak Facebook : facebook.com/InspiratorFreak

LINE : @inspiratorfreak (menggunakan @)

LEAVE A REPLY