Tips untuk Memulai Startup yang Menjual Produk

Hai, Inspirator! Tahun 2018 ini marak bisnis startup di kalangan anak muda. Inspirator mungkin ingin memulai startup juga, khususnya yang menjual produk, tapi bingung bagaimana memulainya? Kali ini InspiratorFreak membagikan tips untuk memulai startup yang menjual produk.

1. Tentukan barang apa yang akan dijual

Sumber: Evan Rusell

Yang pasti sebelum mulai berjualan, kamu harus tahu barang apa yang akan kamu jual. Kalau Inspirator masih bingung ingin menjual produk apa, coba cari ide dari permasalahan yang kamu alami sehari-hari. Ciptakan produk yang bisa mengatasi masalah itu. Atau bisa juga menjual produk yang menjadi bakatmu, yang bisa memenuhi keinginan orang-orang yang membutuhkan produk-produk seperti itu.

2. Promosikan sebanyak-banyaknya

Photo credit: kaboompics.com

Ketika produkmu sudah jadi (berfungsi dengan baik dan/atau layak pakai), kamu bisa mulai menyebarkan informasi tentang produkmu ke masyarakat. Mulailah promosikan ke orang-orang di sekitar tempat tinggalmu, atau kamu bisa promosikan di akun media sosialmu.

Photo credit: Aphirell Art

Kalau kamu siap keluar modal untuk tahap promosi, kamu bisa meminta endorsement dari tokoh masyarakat, bekerja sama dengan laman-laman populer, seperti 1Cak, MalesBanget.com, Jalan Tikus, dll untuk minta diiklankan. Atau kamu bisa membayar orang untuk membuat iklan-iklan pop-up di Internet.

3. Membuat video promosi yang unik dan mudah diingat

Membuat video promosi merupakan tahap promosi yang tidak boleh dilupakan, karena dengan menonton video, orang-orang lebih mudah ingat dan mengerti.

Photo credit: Mills Motion

Tahap ini bisa kamu lakukan dengan membuat video di YouTube atau mulailah membuat video promosi pendek di Instagram.

4. Mulai membuat toko online-mu

Photo credit: BelajarBisnisOnline

Setelah produk berhasil kamu promosikan dan mulai banyak yang berminat, sekarang waktunya kamu manfaatkan fasilitas toko online, seperti Bukalapak, Tokopedia, Lazada, dll.

Kenapa sebaiknya melalui toko online? Konsumen biasanya lebih percaya, karena mendapatkan perlindungan dari pihak toko online, sehingga memperkecil kemungkinan terjadi penipuan. Orang juga akan lebih mudah mengenal produkmu secara lengkap dari toko online.

5. Bekerja di co-working space atau punya tempat kerja khusus

Kalau usahamu sudah mulai berjalan, kamu wajib punya tempat kerja khusus sendiri. Tujuannya supaya kamu dan orang-orang yang bekerja di startup-mu mendapatkan keleluasaan dalam menjalankan bisnis.

Photo credit: Startup Bisnis

Kami bisa memulai dengan membuat tempat kerjamu di rumah, menyewa tempat, atau sering datang ke co-working space. Keuntungan jika kamu bekerja di co-working space adalah bisa berteman dengan orang-orang dari startup lain, sehingga bisa saling berbagi dan bekerja sama. Co-working space, seperti: Ciputra GEPI Incubator, SkyStar Ventures, Comma, dan lain-lain, biasanya menawarkan suasana yang enjoy, menginspirasi, dan tidak membosankan.

6. Ikuti event-event Pitching

Pitching adalah kegiatan mempresentasikan startup-mu pada investor. Inspirator bisa mulai secara online, seperti mengirimkan pitch usaha startup-mu ke laman pitching, seperti Angel Investment Network. Jika pitching kamu diterima investor, kamu bisa mendapatkan dana untuk memulai bisnis.

Photo credit: Tech In Asia Indonesia

Untuk event-event pitching secara langsung biasanya berupa lomba-lomba, seperti: Seedstars World, Global Enterpreneurship Week Get in The RingStartup Arena yang digelar Tech in Asia, dan masih banyak lagi.

7. Buat acara yang mengundang komunitas

Photo credit: Bekraf

Karena kamu memulai startup yang menjual produk, kamu bisa mulai membuat acara yang mengundang komunitas-komunitas sosial, khususnya komunitas yang sesuai target pemasaranmu.

Contoh acara yang bisa kamu lakukan: mengundang komunitas tertentu ke acara workshop, atau ketika komunitas itu membuat acara, kamu yang mendatangi mereka. Selain itu, kamu bisa memanfaatkan acara-acara seperti car free day, atau pameran tahunan seperti Local Startup Fest untuk membuka stand dan melakukan promosi di sana.

Demikian tips-tips yang bisa kamu lakukan kalau ingin memulai startup, terutama untuk startup yang menjual produk. Semoga tips-tips di atas bisa Inspirator terapkan dalam memulai bisnis startup.

Keep Breathing, Keep Inspiring!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here