Tips Penting Ketika Menghadapi Beberapa Situasi Genting

Semua orang tentu menginginkan hidupnya selalu berjalan sesuai rencananya dan terhindar dari segala marabahaya. Bahkan penggemar aktivitas ekstrem pun pasti ingin bisa terus melakukan petualangannya yang mendebarkan dan tetap selamat. Sayangnya, hidup kita diatur oleh Wujud Tertinggi; orang paling berhati-hati pun bisa mengalami situasi genting. InspiratorFreak mengumpulkan beberapa tips penting seandainya kamu menghadapi situasi genting seperti kebakaran, lift jatuh, gempa bumi, diserang hiu, dan beberapa situasi lain.

Kebakaran

Photo credit: GIPHY

Di negara-negara maju seperti Jepang, Singapura, Amerika Serikat, dan Eropa warganya diajarkan cara-cara menyelamatkan diri sejak usia dini di sekolah. Di Indonesia, sepertinya belum banyak sekolah melakukannya; kalaupun ada, mungkin ala kadarnya, bukan berdasarkan standar keselamatan global.

Kamu sebaiknya mengingat info penting ini: jika kamu terperangkap di gedung yang terbakar, pertahankan posisi tubuhmu serendah mungkin dengan lantai (merangkak, merayap) dan sedapat mungkin segera mencari kain basah untuk menutupi hidung dan mulutmu untuk melindungi paru-parumu dalam situasi genting itu sambil berjuang menyelamatkan diri.

Lift jatuh

Photo credit: GIPHY

Lift jatuh pernah terjadi di Indonesia, baik karena kerusakan sistem, lift sudah tua, atau efek bencana alam, misalnya gempa. Jika, entah bagaimana, suatu saat kamu terperangkap di lift tua yang berpotensi jatuh, saran terbaik untuk kamu turuti ketika terlihat indikasi lift bermasalah adalah menelungkup di lantai lift. Posisi ini meningkatkan peluangmu untuk selamat meskipun kamu mengalami luka di kulit dan daging atau patah tulang.

Digigit laba-laba

Photo credit: GIPHY

Jauhkan pikiranmu dari film Spiderman, yang menceritakan karakter Peter Parker mendapatkan kekuatan super setelah digigit laba-laba yang tubuhnya mengandung radioaktif. Jenis laba-laba tertentu mengandung racun yang bisa menimbulkan situasi genting mulai dari gatal-gatal ringan sampai berat hingga kematian, tergantung kekuatan racun yang dimilikinya.

Dalam kasus serius, orang yang digigit laba-laba akan merasakan efeknya dalam 15 menit. Untuk pertolongan pertama, cuci bekas gigitan itu dan tempelkan es langsung pada luka untuk memperlambat penyebaran racun, sambil kamu segera ke dokter untuk mendapatkan penanganan lanjutan.

Gempa bumi

Photo credit: Reruntuhan pascagempa di Italia/NationalGeographic.com

Ketika gempa mengguncang, segera rebah ke lantai, cari perlindungan di kolong kursi atau meja, dan berpegangan. Tetap berada di dalam ruangan hingga guncangan berhenti, dan kamu yakin sudah aman untuk keluar. Jauhi jendela, terutama jika terbuat dari kaca. Jika saat gempa terjadi kamu sedang berbaring di ranjang, tetap di tempatmu dan segera lindungi kepalamu dengan bantal. Jika kamu di luar ruangan, cari tanah lapang yang jauh dari gedung tinggi, pepohonan, dan tiang listrik. Menelungkuplah di tanah. Jika kamu di mobil, pelankan laju mobilmu dan menepilah di tempat terbuka, dan tetap di mobil hingga gempa berhenti.

Diserang hiu

Photo credit: GIPHY

Hiu agaknya percaya bahwa manusia itu sejenis ikan atau makhluk lain yang menjadi mangsa mereka. Jika, (lagi-lagi) entah bagaimana, kamu berhadapan dengan hiu yang gelagatnya mencurigakan, tindakan terbaik adalah memukul, meninju, atau menendangnya. Jangan berenang menjauh, karena itu justru membuat Mr. Hiu berpikir kamu main jinak-jinak merpati atau kejarlah daku kau kutangkap. Ini situasi genting, Mas Bro!

Terjebak arus pasang

Photo credit: GIPHY

Arus pasang biasanya sangat kuat; berenang melawan (menjauhi) arus ini justru membuat arus menyeretmu ke bawah dan memiliki kemungkinan membuatmu tenggelam. Strategi terbaik menghadapi situasi genting ini adalah dengan berenang sejajar ke arah pantai atau mengapung dalam posisi telentang.

Tertusuk benda tajam

Photo credit: GIPHY

Namanya situasi genting, kadang-kadang bisa terjadi tanpa kita tahu alasannya. Jika kamu mengalami luka tusuk atau tertikam–ya Tuhan, semoga jangan pernah terjadi–jangan buru-buru mencabut benda yang menancap di dagingmu karena itu justru mempercepat kamu kehilangan darah. Segera cari pertolongan ke dokter terdekat. Jika kamu sudah sempat mencabutnya, pastikan kamu menekan kuat lukamu dengan kain untuk menghentikan pendarahan.

Situasi genting di atas bisa terjadi pada siapa saja dan di mana saja. Jika kamu membaca dan mengingat baik-baik informasi keselamatan di artikel ini, Inspirator, ketika mengalami salah satunya kamu sudah tahu apa yang harus kamu lakukan untuk antisipasi awal. Bagikan informasi ini ke keluarga dan teman-temanmu, ya!

Keep Breathing, Keep Inspiring!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here