Tips Menulis Email Untuk Melamar Magang dan Kerja–Penting Untuk Diingat

Photo: Flickr

Memasuki akhir semester perkuliahan, Inspirator ingin mencoba melamar pekerjaan sampingan atau magang? Saat kamu ingin melamar pekerjaan ke perusahaan atau organisasi, biasanya kamu akan diminta mengirimkan Curriculum Vitae (CV) dan portofolio melalui email.

Nah, di sini poin pentingnya. Email yang kamu kirimkan akan memberikan kesan pertama tentang dirimu. Jadi, kamu perlu tahu tips menulis email untuk magang atau melamar pekerjaan supaya lamaranmu diterima. Simak tips berikut ya, Inspirator.

Membuka dan menutup email dengan baik

Kalau kamu ingin menulis email lamaran menggunakan bahasa Inggris, “Dear” merupakan pembuka yang lebih sering digunakan. Hindari menggunakan kata “Hi atau Hello” karena memberikan kesan kurang formal. Tetapi, beberapa perusahaan start-up biasanya lebih terbuka dengan kata pembuka Hi atau Hello.

Lalu, akhiri email dengan mengucapkan “Thank you” atau “Thanks in advance” daripada sekadar menutup dengan “Regards“. Jadi, kamu perlu perhatikan karakteristik tempat tujuanmu dulu ya, Inspirator.

Bikin kalimat pembuka yang menarik

Tim Human Resources pasti sudah sering membaca email dari pelamar. Kalau kamu tidak menyertakan personal touch, peluangmu untuk dipanggil wawancara otomatis kecil sekali. Jangan terlalu “mengemis”, jangan pula terlalu “menonjolkan diri”. Tunjukkan kalau kamu pribadi yang mau terus belajar. Perhatikan juga ejaan dan huruf kapital.

Kirim surat lamaranmu di pagi hari

Waktu yang ideal untuk mengirimkan lamaran adalah pukul 7-9 pagi, karena perekrut biasanya mengecek inbox di pagi hari saat jam kantor. Dengan begitu, peluang untuk email kamu segera dibaca semakin besar.

Boleh pakai tanda seru (!) nggak, ya?

Sering kali penggunaan tanda seru ini menimbulkan banyak kesan–marah, ketus, memberi perintah, dan sebagainya–bagi pembacanya. Tidak ada aturan jelas apakah tanda seru boleh dipakai atau tidak. Yang pasti, perhatikan penempatan tanda seru yang tepat untuk membuat nuansa semangat dan positif pada email yang kamu tulis.

Itulah beberapa tips menulis email untuk melamar magang atau pekerjaan yang harus kamu perhatikan. Kalau kamu masih ragu, minta tolong kakak, teman, atau saudara yang sudah bekerja untuk membaca ulang email yang kamu tulis dan minta pendapat mereka. Semoga  kamu segera berhasil mendapatkan pekerjaan pertamamu atau tempat magang ya, Inspirator!

Kamu bisa langsung mempraktikkan tips ini untuk menyusun email lamaran pekerjaan. Ada info lowongan kerja menarik di sini entah kamu tamatan SMA, D3, S1, atau S2. Selamat mencoba.

Keep Breathing, Keep Inspiring!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here