Tipe-Tipe Atasan yang Sering Dijumpai Di Dunia Kerja

Di dunia kerja pasti ada karyawan dan atasan. Kredibilitas seorang atasan sangat memengaruhi kinerja karyawannya. Jika atasan bisa menjadi pemimpin untuk karyawannya, karyawannya pasti berusaha bekerja lebih maksimal. Tipe atasan ideal tidak mudah ditemukan.

Tidak semua atasan memiliki jiwa pemimpin yang membuat karyawannya bersemangat dan termotivasi. Ada saja atasan yang galak atau sangar. Di artikel ini InspiratorFreak akan membahas tipe-tipe atasan di kantor. Coba ingat-ingat, atasan kamu tipe yang mana?

1. Perfeksionis

Tipe-tipe bos
Photo: Pixabay

Atasan tipe ini sangat teliti, kesalahan sekecil apa pun terlihat olehnya. Atasan tipe perfeksionis bisa memacu karyawannya untuk disiplin, tapi banyak juga lho, karyawan yang merasa tertekan. Akhirnya malah membuat karyawan stres dan tidak dapat bekerja dengan maksimal.

2. Bersahabat

Tipe-tipe bos
Photo: Pixabay

Tipe atasan yang bersahabat sangat disukai karyawan, karena bisa berteman baik dengan karyawannya. Karyawan pun tidak merasa tertekan jika mempunyai atasan seperti ini. Kelemahan atasan tipe ini adalah dia membuat karyawannya terlalu santai dan sulit bekerja sesuai dengan target.

3. Bos bermuka dua

Tipe-tipe bos
Photo: Pixabay

Tipe atasan ini sebaiknya dihindari, Inspirator. Di depanmu, dia memuji kinerjamu; di belakangmu, bicaranya lain lagi. Oleh karena itu, hati-hati ya, Inspirator, jika kamu punya atasan yang terlalu sering memujimu. Ada kemungkinan atasanmu itu bermuka dua.

4. Atasan yang bicaranya lembut dan pelan, tapi kata-katanya menyakitkan

Tipe-tipe bos
Photo: Pixabay

Mungkin banyak atasan tipe seperti ini. Atasan tipe ini tidak ingin menghabiskan tenaganya untuk memarahi karyawan dengan suara keras. Lebih baik dia bersuara lembut tapi kata-katanya menyakitkan. Nah, Inspirator, kalau kamu tipe karyawan baper jangan dimasukkan ke hati semua kata-kata bosmu.

5. Tukang kritik

Tipe-tipe bos
Photo: Pixabay

Atasan sah-sah saja mengkritik karyawannya jika melakukan kesalahan. Tetapi, tidak jarang pula atasan tipe ini hanya mengkritik tanpa memberikan solusi. Inspirator, jika kamu punya atasan tukang kritik, besarkan hatimu. Jadikan kritikannya sebagai motivasimu untuk bekerja lebih baik lagi. Sifatnya adalah urusan pribadinya, tapi kinerjamu adalah harga dirimu.

Jika kamu mendapatkan atasan yang tidak sesuai keinginanmu, jangan langsung resign, ya. Kamu kan tahu mencari pekerjaan zaman sekarang susah. Kalau kamu tidak ingin punya atasan, berarti kamu harus punya alternatif lain. Salah satunya dengan berwirausaha.

Kamu belum punya atasan, alias belum bekerja, dan sedang mencari lowongan kerja? InspiratorFreak punya infonya. Sila klik di sini dan di sini. Tersedia lowongan untuk semua jenjang pendidikan mulai SMA/SMK, D3, S1, bahkan S2. Selamat berusaha!

Keep Breathing, Keep Inspiring!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here