Tidak Makan Nasi Membuat Kita Lebih Sehat–Mitos atau Fakta?

Nasi adalah salah satu makanan pokok orang Indonesia. Karbohidrat yang terkandung di nasi menjadi sumber energi utama yang dibutuhkan tubuh. Akan tetapi, apa jadinya jika kita tidak makan nasi? Apakah benar kalau tidak makan nasi bisa membuat tubuh lebih sehat? Yuk, cek bersama kebenarannya melalui pernyataan-pernyataan berikut:

Nasi mengandung banyak gula

Sumber : food.ndtv.com

Nasi termasuk makanan yang memiliki indeks glikemik tinggi, dan memiliki pengaruh sangat cepat pada meningkatnya kadar gula darah. Jika ingin membatasi asupan gula, kamu bisa memilih nasi merah untuk dikonsumsi karena nasi merah mengandung lebih banyak serat dan lebih rendah gula dibandingkan dengan nasi putih.

Nasi pemicu utama penyakit diabetes

Sumber : koreaobserver.com

Inspirator tahu nggak, nasi bukan penyebab utama diabetes. Kebiasaan makan nasi secara berlebihan secara rutin (terus-menerus), itu yang mendukung perkembangan penyakit diabetes. Ditambah lagi, kebanyakan orang sering mengonsumsi makanan manis seperti kue, permen, teh manis, dan lain sebagainya tanpa mengimbanginya dengan konsumsi sayur dan buah. Tentu saja ini mengakibatkan penumpukan gula di dalam darahnya.

Nasi membuat tubuh menjadi gemuk

Sumber : http://www.dillibite.com

Kegemukan pada dasarnya terjadi karena ketidakseimbangan kalori yang masuk dan yang keluar. Jika ingin menurunkan berat badan, ada baiknya kamu membatasi porsi makananmu. Kamu tidak perlu menghindari nasi, hanya perlu mengatur kalori yang masuk ke tubuh supaya sesuai kebutuhan harianmu. Dengan kata lain, jangan sampai kalori yang dibakar tubuh jauh lebih kecil daripada yang dikonsumsi.

Nasi tidak memiliki nutrisi penting

Sumber : https://cnz.to

Nasi ternyata memiliki nutrisi penting yang diperlukan tubuh lho, Inspirator! Selain karbohidrat, nasi juga mengandung serat, protein, selenium, zat besi, dan magnesium. Saat ini juga sudah banyak beras yang diperkaya tiamin, riboflavin, dan niacin yang akan menghasilkan asam folat. Kandungan ini sangat baik untuk ibu hamil dan perkembangan janinnya.

Nah, sekarang kamu sudah tahu, kan? Tidak salah mengonsumsi nasi selama masih sesuai kebutuhan tubuhmu. Karena semua yang dikonsumsi secara berlebihan dapat menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan.

Lalu, antara nasi dan kentang, sebenarnya man yang lebih sehat untuk dikonsumsi?

Keep Breathing, Keep Inspiring!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here