Teknologi Big Data Bukan Sekadar Mengumpulkan Data. Simak Manfaatnya Bagi Kehidupan Zaman Now

Big Data bukan sekadar kumpulan data dalam ukuran masif sebagai hasil dari Internet of Things yang menyentuh semakin banyak bidang kehidupan. Teknologi Big Data membantu mengubah dunia kita dalam banyak cara. Jika kamu membeli dan menjual sesuatu secara online, kamu sudah menyumbang data. Jika kamu bertukar data (gambar, suara, video, dokumen) melalui aplikasi perpesanan atau email, kamu juga menyumbang data. Lalu, apakah kamu pikir data yang kamu hasilkan menguap begitu saja di udara?

Tidak. Data yang kamu kirim dan terima terkumpul menjadi Big Data, dan ini bisa mendatangkan manfaat. Lalu, apa lagi dampak positif teknologi Big Data bagi kehidupan manusia?

Di bidang kesehatan

Analisis catatan medis dan gambar yang terkumpul bisa dimanfaatkan untuk mengenali pola yang bisa membantu menemukan penyakit lebih dini dan membantu mengembangkan obat baru.

Analisis Big Data memungkinkan kita menerjemahkan keseluruhan rantai DNA dalam hitungan menit. Kita juga menjadi mungkin menemukan obat baru dan semakin bisa memahami pola penyakit. Aplikasi kesehatan baru dari Apple, ResearchKit, secara efektif mengubah ponsel seseorang menjadi perangkat riset biomedis. Periset bisa menciptakan penelitian yang nanti menjadi sarana bagi mereka untuk mengumpulkan data dari ponsel pengguna. Data ini kemudian digunakan untuk menghasilkan data untuk riset kesehatan. Ponsel bisa melacak berapa langkah seseorang berjalan dalam sehari dan berapa kalori yang dibakarnya.

Teknologi Big Data juga sudah digunakan untuk memonitor bayi-bayi di unit kelahiran prematur. Dengan merekam dan menganalisis detak jantung dan pola napas setiap bayi, unit ini bisa mengembangkan algoritma yang saat ini bisa memprediksi terjadinya infeksi 24 jam sebelum munculnya gejala fisik. Dengan cara ini, tim medis bisa turun tangan lebih awal dan menyelamatkan bayi-bayi yang rentan terinfeksi.

Ilustrasi Big Data (Foto: dreamstime.com)

Memprediksi dan merespons bencana, baik yang disebabkan alam maupun manusia

Data sensor bisa dianalisis untuk memprediksi di mana selanjutnya gempa bumi kemungkinan terjadi. Sedangkan pola-pola perilaku manusia bisa memberikan petunjuk untuk membantu organisasi melakukan tindakan yang menenangkan korban selamat. Teknologi Big Data juga bisa digunakan untuk memonitor dan mengamankan aliran pengungsi supaya menjauhi zona perang di seluruh dunia.

Memahami dan mengoptimalkan proses bisnis

Teknologi Big Data bisa dimanfaatkan untuk semakin mengoptimalkan proses bisnis. Peritel menjadi bisa mengoptimalkan persediaan barang mereka berdasarkan prediksi yang dibuat dari data media sosial, tren pencarian di web, dan ramalan cuaca.

Mengoptimalkan penampilan

Big Data tidak hanya bermanfaat untuk perusahaan dan pemerintah, melainkan individu juga. Seseorang bisa mendapatkan manfaat dari data yang dihimpun dari perangkat yang dipakai di tubuh, misalnya smart watch atau smart bracelet.

Contohnya produk Jawbone. Gelang ini mengumpulkan data tentang konsumsi kalori, tingkat aktivitas, dan pola tidur kita. Dengan menganalisis data yang terkumpul tentang pola tidur, misalnya, bisa memberikan umpan balik pada seseorang.

Sekali lagi, apakah era Internet of Things, Big Data, dan Artificial Intelligence akan menjadi ancaman atau mendatangkan manfaat sangat tergantung persepsi kita.

Keep Breathing, Keep Inspiring!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here