teknik pomodoro
Ilustrasi: Sites.psu.edu

Apakah Inspirator sering merasa kewalahan ketika memiliki banyak tugas dalam waktu yang bersamaan? Hmm, jika iya, sepertinya teknik Pomodoro cocok untuk Inspirator.

Teknik Pomodoro merupakan teknik belajar yang fokus pada time management dengan membagi waktu kerja menjadi beberapa sesi. Teknik ini diciptakan oleh Francesco Cirillo pada tahun 1992. Pomodoro sendiri berarti “tomat” dalam Bahasa Italia, karena Francesco menggunakan timer dapur berbentuk tomat yang membantunya dalam mengaplikasikan teknik ini.

Menurut Staffen Noteberg, seorang lulusan Royal Institute of Technology yang melakukan penelitian mengenai teknik pomodoro, menuturkan bahwa teknik ini terbukti efektif dan efisien dalam membantu menyelesaikan tugas. Teknik ini pun sejalan dengan konsep “jendela kerja” yang cocok untuk menghindari distraksi.

Lalu, bagiamana cara melakukan teknik pomodoro? Check this out!

  1. Pertama-tama yang harus dilakukan adalah menyiapkan timer, seperti stopwatch atau alarm yang ada pada gadget Inspirator.

    Ilustrasi: www.iconfinder.com
  2. Sebelum mulai ke tahap selanjutnya, sangat direkomendasikan bagi Inspirator untuk mendaftar tugas apa saja yang akan dikerjakan pada secarik kertas. Urutkan tugas berdasarkan skala prioritas, ya!

    Ilustrasi: www.cirillocompany.de
  3. Jika sudah, selanjutnya adalah setel timer Inspirator selama 25 menit. Selama 25 menit ini berlangsung, fokuskan diri Inspirator dengan tugas yang harus dikerjakan. Jangan mengerjakan hal lain selain menyelesaikan tugas, bahkan mengecek gadget sekalipun.

    Ilustrasi: www.cirillocompany.de
  4. Setelah timer berbunyi, sudahi pekerjaan Inspirator dan istirahatlah sejenak selama 5 menit. Dalam 5 menit ini, Inspirator bisa melakukan peregangan ringan, mengecek nofication pada gadget, atau membuat teh maupun kopi yang dapat me­nyegarkan otak kembali. Oh iya, selama istirahat jangan sampai kebablasan, ya. Tetap ingat tujuan awal Inspirator untuk menyelesaikan tugas.

    Ilustrasi: www.cirillocompany.de
  5. Setelah istirahat selesai, lanjutkan kembali tugas Inspirator. Jangan lupa untuk memberikan tanda centang jika sudah menyelesakan suatu tugas.

    Ilustrasi: www.cirillocompany.de

Untuk meningkatkan kinerja, teknik Pomodoro ini memiliki beberapa ronde dimana satu ronde terdiri dari 4×25 menit. Apabila Inspirator sudah melewatkan satu ronde, ambillah waktu istirahat panjang selama 20-30 menit. Anggap ini sebagai hadiah karena Inspirator telah berhasil menyelesaikan tugas dengan baik. Congratulation!

“Secara tidak sadar, aku pernah melakukan teknik pomodoro. Hasilnya, teknik ini membantuku dalam menyelesaikan tugas yang mendekati deadline. Teknik ini juga sangat membantu saat aku bekerja di depan layar komputer, karena dalam waktu istirahat itu aku bisa merehatkan mata sejenak dan tidak monoton menatap layar,” kata Rizky Ramadhika Sunarso dari SMKN 41 Jakarta.

Nah, bagaimana Inspirator? Apakah terta rik mencoba?

Keep Breathing, Keep Inspiring!

Inspirator Freak

LEAVE A REPLY