Suka Begadang? Tenang, Ternyata Ada Keuntungannya Loh!

Begadang
Foto: Huffpost.com

Banyaknya tugas sekolah, kuliah atau kerja sering memaksa kita untuk begadang atau tidur larut malam. Jika Inspirator salah satu orang yang sering begadang bak burung hantu, tenang jangan keburu-buru beranggapan buruk. Karena sebuah penelitian ilmiah menyatakan bahwa tidur larut malam tidak sepenuhnya berdampak buruk.

Studi terbaru menunjukkan bahwa tidur larut malam memiliki beberapa keuntungan. Tetapi yang patut diperhatikan adalah Inspirator harus tidur cukup minimal tujuh atau delapan jam setiap harinya. Apa saja keuntungannya, chek this out!

1. IQ yang lebih tinggi

Foto: Media.licdn.com

Menurut ilmuwan dari London School of Economics and Political Science, Stoshi Kanazawa, mereka yang rutin berkegiatan di malam hari adalah makhluk yang langka di lingkungannya. Studinya menyimpulkan bahwa anak-anak yang lebih cerdas dan  memiliki IQ yang lebih tinggi, lebih mungkin untuk tumbuh menjadi orang dewasa yang terbiasa bangun di malam hari.

2. Memiliki kekuatan spesial

Foto: Exceltherapyok.com

Para peneliti di universitas Alberta menguji kekuatan kaki sembilan orang yang rutin bangun pagi dan sembilan orang yang terjaga di malam hari. Hasilnya, si ‘burung hantu’ memiliki kekuatan lebih tinggi malam hari dan memiliki keunggulan fisik dibandingkan teman-temannya yang tidur lebih cepat.

3. Lebih kreatif

Foto: Pexels.com

Penelitian dari Caholic university of the sacred heart di Milan mengemukakan, bahwa orang yang rutin tidur larut malam, cenderung memiliki solusi dan kreatif dibandingkan orang yang tidur lebih awal.

4. Memiliki skor kecerdasan yang lebih tinggi

Foto: Rogercrawford.com

Para peneliti di universitas Madrid merilis sebuah studi mengenai pola tidur sekitar 1.000 remaja. Studi ini menemukan bahwa remaja yang sering tidur larut ternyata memiliki nilai tes induktif yang berkaitan dengan kecerdasan umum dan lebih tinggi.

5. Memiliki kewaspadaan yang lebih tinggi

Foto: Blog.adw.org

Sebuah studi di universitas Liege Belgia mengukur aktivitas otak 15 orang yang hobi tidur larut malam dan 16 orang yang bangun pagi. Hasilnya adalah orang yang sering bangun pagi memiliki aktivitas yang lebih rendah di daerah otak yang mengatur konsentrasi dan ritme sirkadian, dibandingkan dengan mereka yang terbiasa tidur larut.

Keep Breathing, Keep Inspiring!

Inspirator Freak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here