Sudah Tahu Belum? Ini Jenis Kebaya yang Ada di Indonesia

Sumber: mildaini.com

Zaman dulu, kebaya hanya dipakai perempuan ningrat di tanah Jawa, seperti di Yogyakarta dan Surakarta, Jawa Tengah. Pakaian yang dipadupadankan dengan kain atau songket ini diserap dari kata caba atau kabaai yang berasal dari Arab. Secara sederhana, artinya pakaian atau atasan yang menutupi tubuh. Namun, ada makna filosofis di balik pakaian ini.

Kebaya yang saat ini menjadi bagian dari kebudayaan Indonesia memiliki makna kesederhanaan, kepatuhan, dan tindak-tanduk perempuan yang lemah lembut.

Saat memakai kebaya, perempuan sering kali harus memakai jarik, atau kain yang membebat tubuh dengan ketat, sehingga menyulitkan pergerakannya. Itu sebabnya perempuan Jawa identik dengan perilaku lemah lembut.

Kalau zaman dulu kebaya hanya diperuntukkan bagi kalangan bangsawan atau ningrat, kini kebaya bisa dipakai perempuan dari berbagai lapisan masyarakat. Kebaya juga sering dikenakan untuk acara formal, seperti wisuda, pernikahan, dan sebagainya.

Berikut ini jenis-jenis kebaya yang ada di Indonesia:

1. Kebaya Jawa

Jenis kebaya ini dikenal juga dengan kebaya kartini. Kain yang dipakai sangat tipis sehingga perlu memakai kemben atau dalaman. Cirinya terletak pada kerahnya yang berbentuk V.

Sumber: blog.vokamo.com

2. Kebaya Encim

Kebaya ini merupakan perpaduan busana Shanghai khas Cina dengan kebaya khas Melayu. Dengan model kerah V yang dihiasi bordiran sepanjang kerah sampai bawah, kebaya ini banyak dipakai untuk acara wisuda.

Sumber: wanitanow.com

3. Kebaya Kutubaru

Kebaya jenis ini umumnya sama dengan kebaya lainnya. Hanya saja, ada tambahan kain di bagian dada sampai perut untuk menghubungkan sisi kanan dan kiri sehingga terlihat lebih tradisional.

Sumber: pinterest.com

Dari tiga jenis kebaya yang ada di Indonesia ini, kamu lebih suka yang mana, Inspirator? Apa pun pilihanmu, perhatikan penggunaan kebaya tersebut sesuai acara yang akan kamu hadiri. Zaman sekarang, memakai kebaya bukan sesuatu yang kuno karena bentuk dan motifnya semakin beragam, mengikuti “kekinian”.

Yuk, bangga pakai kebaya!

Keep Breathing, Keep Inspiring!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here