Succulent Potting
Foto: Offbeatandinspired.com

Dulu sempat populer tanaman gelombang cinta dan tanaman lain untuk mempercantik ruangan. Kini giliran sukulen yang lagi booming dan diminati tak hanya bagi para pecinta sukulen dan tanaman tetapi hampir semua orang. Selain perawatannya yang mudah, bentuknya yang unik dan menggemaskan menjadi alasannya.

Sukulen adalah tanaman yang habitat aslinya adalah daerah kering dan tidak bisa tumbuh besar. Sukulen mampu menyimpan cadangan air dalam kurun waktu yang cukup lama sehingga daunnya cukup tebal dan kaku, dan juga mempunyai bunga yang rata-rata berwarna cerah.

Karena sifatnya yang tak seribet tanaman lain, sukulen pun mulai dilirik dan dipilih sebagai tanaman penghias ruangan. Apalagi dengan pilihan pot yang lucu dan unik, bakal bikin Inspirator kepincut. Tanaman ini juga cocok banget untuk menghijaukan dan membuat kamarmu terasa lebih ‘hidup’.

Tertarik memeliharanya? Ada baiknya Inspirator intip tips dan triknya dibawah ini.

Pilih sukulen yang tepat

Succulent Potting
Foto: Trendezia.com

Ada banyak jenis sukulen. Pilihlah jenis sukulen yang cocok dengan ruangan atau kamar Inspirator.  Jika ruangan cukup tertutup, pilihlah jenis sukulen yang bisa menoleransi udara agak lembab seperti jenis sedum burro’s tail, kaktus pensil, lady of aquarius, dan perle von nurenberg. Jenis ini sangat mudah ditemukan dan cara merawatnya pun lebih mudah.

Percantik dengan pot yang unik

Succulent Potting
Foto: Livingloving.net

Selain bisa ditanam di pot biasa, sukulen juga bisa ditempatkan dalam wadah menarik agar bisa sekaligus berfungsi sebagai benda dekorasi. Pilihan pot yang unik pun akan mempercantik tampilan sukulenmu, utamanya jika ditempatkan di meja belajar, meja kerja atau disudut lain ruangan.

Penyiraman yang tepat

Succulent Potting
Foto: Id.Wikhow

Meskipun sukulen jenis tanaman yang menyimpan cadangan air yang cukup lama, Inspirator harus ingat kapan waktu dan bagaimana menyiram sukulen. Cara menyiram sukulen adalah dengan menyemprotkan sedikt air ke arah batang atau daunnya, bukan dengan menyiramkan langsung ke tanah. Menyiramkan langsung ke tanah akan membuat kandungan air meningkat sehingga akar dan batangnya mudah membusuk.

Saatnya berbunga dan bertunas!

Succulent Potting
Foto: Diynetwork.com

Inilah bagian yang paling menarik dari memelihara sukulen, berbunga dan bertunas. Periode berbunga sukulen sangat tergantung pada perawatan dan suhu kelembapan sukulen, khususnya sukulen jenis kaktus. Sedangkan untuk sukulen jenis perle von nurenberg lebih cepat berbunga. Untuk berkembang biak, sukulen jenis perle von nurenberg pun lebih mudah. Cukup simpan daun yang rontok, tunas kecil pun akan muncul dari daun.

Keep Breathing, Keep Inspiring!

Inspirator Freak

LEAVE A REPLY