4 Startup Besutan Anak Bangsa ini Sukses jadi Unicorn

photo source :ladepeche.fr

Unicorn adalah sebutan untuk perusahaan rintisan (startup) yang memiliki nilai lebih dari satu miliar dolar Amerika. Di Indonesia, aplikasi-aplikasi dari luar negeri yang mendapatkan label Unicorn Startup banyak digunakan masyarakat. Aplikasi-aplikasi itu antara lain Spotify, aplikasi musik buatan Swedia, dan Grab, aplikasi penyedia transportasi online milik Malaysia. Beberapa Unicorn Startup buatan negara luar yang lebih dulu eksis seperti Facebook, Twitter, dan WhatsApp juga masih berjaya di Indonesia.

Lalu bagaimana dengan Indonesia? Ternyata, di tengah persaingan aplikasi yang begitu ketat,  aplikasi-aplikasi buatan anak bangsa tidak kalah membanggakan, atau malah lebih sukses dibandingkan aplikasi-aplikasi buatan luar negeri. Berikut ini empat aplikasi kreasi anak bangsa yang sudah menjadi Unicorn di dunia startup.

GO-Jek

Logo Gojek, photo source : komentarmu.com

GO-Jek (PT Aplikasi Karya Anak Bangsa) adalah aplikasi penyedia angkutan umum berbasis online yang didirikan Nadiem Makarim pada tahun 2010. Awalnya, GO-Jek hanya menyediakan satu fitur layanan, yakni GO-Ride, yang menyediakan layanan penjemputan dengan armada roda dua (ojek). Seiring perkembangannya, hingga kini GO-Jek memiliki enam belas fitur layanan.

GO-Jek memiliki moto, “An Ojek for Every Need”.

Dengan pendanaan dan konsorsium dari berbagai investor, saat ini valuasi GO-Jek tembus lebih dari 1,75 miliar dolar Amerika. Ini menjadikan GO-Jek Unicorn Startup terbesar di Indonesia.

Traveloka

Logo Traveloka, photo source : Traveloka.com

Traveloka (PT Trinusa Travelindo) adalah aplikasi penyedia layanan pemesanan tiket dan hotel secara online yang didirikan Ferry Unardy dan Derianto Kusuma pada 2012. Awalnya, Traveloka hanya menyediakan fitur pemesanan tiket pesawat, dan baru pada 2014 pengguna Traveloka juga bisa melakukan reservasi kamar hotel di situs Traveloka. Hingga saat ini, Traveloka telah tersedia di enam negara di Asia Tenggara, yakni Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina, Vietnam, dan Singapura.

Slogan pertama Traveloka adalah, “Traveloka Dulu, _______ Kemudian”.

Pada 2017, Expedia bergabung menjadi investor untuk Traveloka, menyusul East Ventures, Hillhouse Capital Group, Sequoia Capital, dan JD yang telah menjadi investor Traveloka sebelumnya. Dengan investasi Expedia, Traveloka berhasil menjadi Unicorn termuda di Indonesia.

Tokopedia

Logo Tokopedia, photo source : tokopedia.com

Tokopedia (PT Tokopedia) adalah salah satu pusat perbelanjaan online di Indonesia yang berbasis marketplace, tempat semua orang bisa membuka dan mengelola toko online. Tokopedia didirikan William Tanuwijaya dan Leontinus Alpha Edison pada Febuari 2009.

Di situsnya, produk-produk di Tokopedia dikelompokkan ke dalam 21 kategori besar.

Slogan awal Tokopedia adalah, “Sudah cek Tokopedia Belum?

Melalui suntikan modal dari Alibaba Group pada 2017, Tokopedia akhirnya menjadi Unicorn Startup asal Indonesia setelah delapan tahun berdiri.

Bukalapak

Logo Bukalapak, photo source : bukalapak.com

Bukalapak (PT Bukalapak) merupakan pasar online yang sangat populer di Indonesia. Meskipun baru berstatus sebagai Perseroan Terbatas (PT) pada 2011, sebenarnya perusahaan yang didirikan Achmad Zaky ini berdiri sejak awal 2010. Saat ini, Bukalapak dipimpin Achmad Zaky sebagai Chief Executive Officer (CEO), dan Nugroho Herucahyono Chief Technology Officer (CTO).

Bukalapak memiliki slogan, “Jual-Beli Online Mudah dan Terpercaya“.

Tanggal 10 Januari 2018, Achmad Zaky mengumumkan Bukalapak telah bernilai lebih dari satu miliar dolar Amerika. Hal ini membuat Bukalapak resmi menjadi Unicorn Startup termuda di Indonesia.

Itu empat Unicorn Startup kreasi anak bangsa. Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informatika, menargetkan Indonesia memiliki lima Unicorn Startup pada 2019, dan 44 Unicorn Startup pada 2020. Yuk, bersama kita bangun Indonesia supaya pada 2020 negara kita memiliki lebih banyak Unicorn Startup.

“Success is the result of perfection, hardwork, learning from failure, loyalty, and persistence.”~Colin Powell

Baca juga : Perbandingan Go-Jek dan GRAB

Keep Breathing, Keep Inspiring!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here