Sofware Karya Mahasiswa Semarang Dipamerkan di Mozilla Festival

Sofware Karya Mahasiswa Semarang Dipamerkan di Mozilla Festival
Foto: Kompas.com

Mozilla Festival atau Mozfest adalah festival yang mewadahi para programer andal untuk berkompetisi dengan para programmer di berbagai negara. Dari sejumlah peserta yang berpatisipasi, ada pemuda Indonesia yang turut mempresentasikan karyanya di depan dewan juri Mozfest.

Adalah Diky Arga Anggara, salah seorang mahasiswa teknik informatika dari Universitas Dian Nuswantoro (Udinus), Semarang, Jawa Tengah. Karyanya tentang software TeaLinux Operating System (OS) adalah salah satu dari 900 karya yang masuk dan menembus Mozilla festival di London, Inggris.

Beberapa kategori karya lalu dikelompokkan dalam 10 bidang kategori, yakni Digital Arts and Culture, Journalism, Open Science, Open Badges, Fuel The Movement, Localisation, Youth Zone, Demystify the Web, A Tale of Two Cities: Dilemmas in Connected Spaces, dan MozEx (Art Exhibit).

Diky bersama komunitasnya mengembangkan sistem operasi komputer yang didesain dan diperuntukkan bagi para programer. Software Linux turunan Ubuntu dikembangkan bersama komunitasnya, Dinus Open Source Community (Doscom). Fokusnya adalah pemrograman.

“Bagi saya, ini tentu kesempatan langka. Harapan saya agar bisa memberi hasil yang baik untuk kemajuan programer ke depan,” kata Diky seperti dilansir dari Kompas.com.

Diky menambahkan, TeaLinuxOS dikembangkan secara terbuka dan bersama-sama untuk menghasilkan distro Linux pemrograman yang dikhususkan untuk dunia pendidikan.

Usai mempresentasikan karyanya itu, Diky kini ikut berpartisipasi dalam Mozilian, yaitu duta mahasiswa Firefox, dan menjadi duta Mozilla Tech Speaker. Diky ikut ditugaskan dalam setiap gelaran yang bakal dilakukan sebuah perusahaan teknologi ternama tersebut. Prestasi Diky disambut baik pimpinan kampus.

Dekan Fakultas Ilmu Komputer Udinus, Abdul Syukur, senang ada mahasiswanya yang bisa menembus kancah internasional. Ia berharap, prestasi Diky bisa diteruskan kepada mahasiswa lain agar terus berkreasi.

“Semoga ke depan mampu membawa perubahan kualitas yang signifikan,” kata dia.

Keep Breathing, Keep Inspiring!

Penulis : Ifa Ikah

Inspirator Freak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here