Sikumis.com, Pasar Tradisional Online Para Petani Indonesia

Sikumis.com, Pasar Tradisional Online Para Petani Indonesia

Dinilai efisien dan efektif, sistem perdagangan elektronik atau e-Commerce kian marak digunakan oleh perusahaan skala besar, UKM ataupun startup dalam mengembangkan bisnisnya. Mulai dari e-commerce yang bergerak dibidang elektronik, fashion, jasa, sampai komoditas.

Adalah Sikumis.com, e-commerce komoditas bagi para petani, nelayan, peternak dan beragam UKM makanan dan minuman berbasis agri serta pedagang pasar tradisional, pertama dan terbesar di Indonesia. Melalui platform ini, Inspirator dapat berbelanja kebutuhan produk agri langsung dari para petaninya.

Hadir dengan 7 komoditas yang terdiri dari ribuan kategori dan sub kategori maka Inspirator akan menemukan ratusan ribu produk yang jarang didapat atau susah di cari di dunia internet. Ke-7 komoditi itu adalah Pertanian, Perkebunan & Kehutanan, Peternakan, Perikananan & Kelautan, Lingkungan Hidup & Taman, Buku, Pelatihan & Software dan Prasarana & Sarana Pertanian.

Ditemui oleh Inspirator Freak dalam sebuah acara, Edward Siagian, founder sikumis.com, mengisahkan ide untuk membuat platform ini sudah ada sejak 7 tahun yang lalu. Saat itu belum ada platform yang membantu para petani terutama dalam pemasaran komiditi. Padahal, menurutnya, komoditi cepat rusak sementara panennya berbulan-bulan.

Dari awal bergerak dibidang pertanian, terutama untuk mesin dan benih, Ia pun memutuskan untuk membantu pemasaran komoditas petani melalui e-Commerce Sikumis.com.

“Belakangan kami banyak berinteraksi dengan petani secara langsung dan mengedukasi serta meminta kepada mereka untuk membentuk kelompok atau membentuk Badan Usaha Milik Desa (Bumdesa). Kemudian kita mengajari dan mendampingi sehingga platform ini menjadi lebih mudah.” ungkapnya.  Untuk Bumdesa, Sikumis.com bekerjasama dengan pemerintah setempat dan sudah memulai di desa percontohan seperti di Brebes dan Pekalongan.

Sosialisasi go online petani garam di Brebes. (foto: Sikumis.com)
Sosialisasi go online petani garam di Brebes. (foto: Sikumis.com)

“Dari Bumdesa kami ajarkan mekanisme pertanian, pemberian merek atas nama desa sehingga para importir dari luar negeri tertarik dan eksportir dari Indonesia tertarik untuk mengekspor.” tambahnya.

Selain itu, untuk mendorong produktivitas para petani, Sikumis.com juga menghadirkan duta petani muda. Kehadiran duta petani muda ini diharapkan dapat menginfluence para petani agar mereka lebih memahami sistem pertanian dan tidak hanya mengandalkan cara lama. Serta dapat meningkatkan kesejahteraan para petani di Indonesia.

Sikumis.com

Keep Breathing, Keep Inspiring!

Penulis : Ifa Ikah

Inspirator Freak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here