Semua Adalah Pemenang di KOKO CICI INDONESIA 2016

Koko Cici Indonesia 2016

Hari ini, Senin, 14 November 2016, Koko Cici Indonesia melakukan ramah tamah serta penutupan acara di DIVA Karaoke Tanjung Duren sebelum kembali ke daerah masing-masing dan menjalankan masa baktinya. 6 pasang juara dari Koko Cici Indonesia 2016, Minggu, 13 November 2016 di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ) telah terpilih dan mereka sudah mengikuti kegiatan pemilihan dari karantina, pembekalan, city tour, malam unjuk bakat, penjurian dengan tatap muka langsung dengan para juri yang dilakukan pada Sabtu, 12 November 2016 meliputi bidang pariwisata, budaya dan bahasa Tionghoa, public speaking, psikologi, pemerintahan, serta Koko Cici Indonesia. Acara ini juga dihadiri oleh Dra. Riwud Mudjirahayu, MPd. selaku asisten Deputi SDM Aparatur, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia sebagai ketua juri malam final Koko Cici Indonesia.

“Semua adalah pemenang. Mereka akan menjalankan masa baktinya selama setahun sebagai duta pariwisata, sosial dan budaya Tionghoa, yang nantinya juga membantu semangat persatuan dari keanekaragaman budaya Indonesia,” tambah dr. Yofine, BMedSc selaku Ketua Ikatan Koko Cici Indonesia 2016.

“Kami berharap supaya Koko Cici Indonesia menginspirasi Koko Cici provinsi  yang sudah ada, untuk lebih berkarya di daerahnya masing-masing. Dan bagi provinsi yang belum pernah mengadakan pemilihan Koko Cici dapat terinspirasi untuk mengadakan pemilihan serupa. Sehingga tahun berikutnya jumlah provinsi yang mengirimkan perwakilan semakin banyak jumlahnya,” kata Koko Iwan Tjong, S.Sos selaku perwakilan juri dari Koko Cici Indonesia 2016.

Drs. H. Djarot Saiful Hidayat, MS sebagai tamu kehormatan di Malam Final, “Para utusan Koko Cici Indonesia, sebagai duta pariwisata harus bisa mengembangkan dan mempromosikan pariwisata Indonesia, duta budaya juga harus mempopulerkan budaya Indonesia yang termasuk di dalamnya budaya Tionghoa, bukan hanya di Indonesia tapi untuk seluruh Indonesia. Koko Cici Indonesia pasti akan selalu kami libatkan di dalam acara pemerintahan.”

Prof. Dr. H. Ahman Sya selaku Deputi Bidang Pengembangan Kelembagaan Pariwisata Republik Indonesia berharap, “Pemilihan Koko Cici Indonesia sebagai wadah untuk persatuan koko cici se-nusantara, meningkatkan dan mengembangkan koko cici daerah, perluasan agar semakin banyak daerah yang terinspirasi untuk bahu membahu mewujudkan Indonesia yang lebih maju melalui bidang pariwisata dan budaya khususnya fungsi khusus untuk membantu Kementerian Pariwisata menarik wisata asing berkunjung ke Indonesia dan wisatawan domestik untuk menjelajah Indonesia dengan kegiatan-kegiatan pelestarian budaya dan tradisi yang kreatif serta sesuai perkembangan.”

koci-2

Pemenang Koko Cici Indonesia 2016:

  • Best traditional costume:             Koko Hansel Agustian – Sumatera Selatan & Cici Caroline Aditya – Nusa Tenggara Barat
  • Best talent:                                 Koko Theophilus Hans – DKI Jakarta & Cici Maria Angriani – Jawa Barat
  • People’s Choice:                          Koko Diki Setiawan – Sumatera Selatan & Cici Fellie – Lampung
  • Runner Up II:                               Koko Jimmy – DI Yogyakarta & Cici Jovita – DI Yogyakarta
  • Runner Up I:                                Koko Christoforus Vio – DKI Jakarta & Cici Natalia Wijaya – DKI Jakarta
  • Koko Cici Indonesia 2016:             Koko Dumas – Sulawesi Tengah & Cici Kezia Gunawan – DKI Jakarta

“Saya merasa senang terpilih menjadi Cici Indonesia dan nantinya saya akan lebih mengenalkan budaya Indonesia yang termasuk di dalamnya budaya Tionghoa kepada teman-teman serta melestarikannya lewat kegiatan-kegiatan yang akan kami lakukan,” kata Cici Kezia Gunawan. “Kami kembali ke daerah masing-masing, mendapatkan bekal ilmu yang berguna untuk nantinya menjalankan tugas kami sebagai Koko Cici Indonesia yang juga sebagai duta pariwisata, lebih mengenalkan objek wisata yang ada di Indonesia lewat sosial media dan juga melakukan kegiatan sosial dan saya juga berharap kami semua dapat meningkatkan inklusivitas pemuda Indonesia,” tambah Koko Dumas.

 

Tentang Koko Cici Indonesia

Koko Cici Indonesia dimulai dari Koko Cici DKI Jakarta (2002), Koko Cici Sumatera Selatan (2008), Koko Cici D.I Yogyakarta (2013), Koko Cici Sulawesi Tengah (2015), Koko Cici Jawa Barat (2016), Koko Cici Lampung (2015), Koko Cici Nusa Tenggara Barat (2016). Koko Cici dibuat atas ide dari Bapak Sarimun di tahun 2002 selaku walikota Jakarta Barat pada saat itu, bersama Ibu Erna sugondowati, Bapak Suryadi, dan Bapak Husein. Pemilihan ini mengembalikan citra Indonesia mengingat tragedi Mei 1998 dan meningkatkan inklusivitas pemuda Indonesia dalam budaya Tionghoa sebagai bagian dari kekayaan Indonesia.

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi:

Christina, S.I.Kom, M.Si

Public Relation & Media Relation

Koko Cici Indonesia

081932989906

[email protected]

 

Keep Breathing, Keep Inspiring!

@inspiratorfreak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here