Semasa Hidup Chris Cornell Dikenal Sebagai Musisi Yang Aktif Di Bidang Sosial

Foto: Chriscornell.com

Vokalis dari band Soundgarden dan Audioslaves, Chris Cornell, meninggal dunia di usia 52 tahun. Menurut juru bicaranya, Brian Bumbery, sang musisi meninggal beberapa jam setelah tampil bersama Soundgarden di Detroit pada Rabu, 17/5/2017.

Bagi generasi millenial, nama musisi yang satu ini mungkin masih asing. Tetapi tahukah Inspirator, pria yang dikenal memiliki rentang suara mencapai empat oktaf ini juga dikenal sebagai seorang filantropi.

Chris Cornell adalah vokalis dari band Soundgarden dan Audioslaves. Awalnya ia membentuk band Soundgarden bersama gitaris Kim Thayil dan bassist Hiro Yamamoto pada tahun 1984. Album pertama dan keduanya tak terlalu dikenal, namun pada album ketiganya, Badmotorfinger (1991), band tersebut mulai dikenal lebih luas.

Tiga tahun kemudian Soundgarden merilis album baru bertajuk Superunknown. Album baru tersebut berhasil menduduki puncak tangga 200 lagu terpopuler Billboard dan masuk nominasi Best Rock Record pada Grammy Awards 1995.

Pada tahun 1997 Soundgarden bubar dan Cornell memilih bersolo karier. Pada 2001, ia bergabung dengan band Audioslave namun enam tahun kemudian band itu juga bubar. Cornell dan Soundgarden kemudian menggelar reuni pada 2012 dan sempat merilis album rekaman bertajuk King Animal di tahun yang sama.

Selain aktif di dunia musik, Cornell juga terlibat dalam kegiatan filantropi. Ia menggunakan musik untuk mendukung dan mendorong perubahan positif bagi anak jalanan, miskin dan korban kekerasan. Bersama sang istri, Vicky Karayiannis, pada akhir tahun 2012, Cornell mendirikan sebuah yayasan sosial.

Foto: Chriscornell.com

Yayasan bernama Chris & Vicky Cornell Foundation ini bertujuan untuk melindungi anak-anak yang rentan menjadi korban eksploitasi. Yayasan ini dibentuk berdasarkan pengalaman pribadi mereka ketika bekerja di ruang perlindungan anak.

Yayasan Chris dan Vicky Cornell saat ini mengumpulkan dana dan bermitra dengan organisasi amal untuk memobilisasi dukungan bagi anak-anak yang menghadapi tantangan berat, termasuk tunawisma, kemiskinan, pelecehan dan pengabaian.

Penyebab meninggalnya sang musisi belum dipastikan. Namun semangatnya dalam membantu anak-anak semasa hidupnya, patut kita contoh ya Inspirator.

Keep Breathing, Keep Inspiring!

Inspirator Freak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here