Save Yourselves, Platform Konseling Kesehatan Mental Berbasis Online

Ilustrasi | Sumber : AOL.com

Depresi merupakan suatu gangguan kesehatan mental yang biasanya ditandai dengan suasana hati yang tertekan, perasaan bersalah, kurang bisa menghargai diri sendiri, hilangnya konsentrasi, dan sering diikuti dengan gejala kecemasan. Dan yang paling parah, depresi dapat menjadi pemicu terjadinya bunuh diri.

Dikutip dari saveyourselves.org, rata-rata 82 orang di Indonesia bunuh diri setiap harinya, dengan presentasi paling banyak terjadi pada kelompok usia rentang 15 – 24 tahun. Menurut WHO, terdapat 9 juta kasus depresi dan lebih dari 8 juta kasus gangguan kecemasan pada masyarakat Indonesia di tahun 2015. Hal ini menempatkan Indonesia sebagai peringkat kedua kasus gangguan mental tertinggi di wilayah Asia Tenggara dan menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat Indonesia terhadap pentingnya kesehatan mental masih sangat kurang.

Ilustrasi | Sumber : prevention.com

Di Indonesia, tantangan utama dalam proses penyembuhan gangguan mental adalah stigma orang-orang sekitar. Orang dengan gangguan mental enggan mencari dan datang ke psikolog atau ahli jiwa karena takut diberi label sebagai ‘orang gila’. Oleh karena itu, saat ini banyak orang yang mempergunakan internet sebagai tempat untuk menceritakan masalah-masalah mereka, seperti melalui status Facebook atau aplikasi lainnya.

Melihat hal itu, Indri Mahadiraka memutuskan untuk membuat suatu platform berbasis Internet bernama Save Yourselves. Save Yourselves merupakan platform penyedia layanan kesehatan mental bagi siapapun yang butuh konsultasi, edukasi, serta untuk membantu mencegah terjadinya bunuh diri.

“Saya merasa bahwa kesehatan mental itu merupakan masalah yang sangat penting dan serius, tapi tidak banyak orang yang sadar akan hal itu. Saya pernah merasakan butuh suatu bantuan dan berusaha mencari layanan konseling online untuk menceritakan semua masalah saya pada situs tersebut. Namun tidak ada feedback apapun. Lantas saya berpikir bahwa ini ada yang salah dan harus diperbaiki. Karena itulah saya hadir dengan ide untuk membuat Save Yourselves,” ujar Indri Mahadiraka, Co-Founder Save Yourselves, dilansir dari magdalene.co.

Save Yourselves | Sumber : facebook.com/saveyourselvesid

Save Yourselves telah beroperasi online terutama melalui website dan applikasi LINE dan sudah memiliki kurang lebih 2.500 followers. Sekitar 300 orang pernah menceritakan masalahnya melalui LINE, dan sudah ada beberapa orang yang menghubungi Save Yourselves melalui suicide prevention hotline atau layanan yang mereka berikan bagi siapapun yang butuh pencegahan bunuh diri dengan segera atau emergency.

“Kesehatan mental seharusnya menjadi prioritas, tapi banyak orang yang tidak menyadarinya. Tidak akan memalukan untuk mengakui bahwa kamu butuh bantuan,” tambahnya, dikutip dari antaranews.com

Nah, Inspirator, sudah saatnya kita juga mulai mengangkat kepala kita dan lihat sekeliling. Coba untuk bisa lebih peka dan peduli terhadap sekitar. Jadilah tempat yang baik untuk mendengarkan cerita dari masalah orang lain.

Dengan hal-hal sederhana seperti itu, kita juga turut membantu mengurangi angka depresi di Indonesia, bahkan bisa mencegah seseorang yang berniat untuk mengakhiri hidupnya. Jangan langsung menjudge orang yang depresi karena yang mereka butuhkan adalah support dan pengertian dari orang-orang terdekatnya.

Dan bila merasa bahwa teman kita itu butuh solusi dari seorang ahli, jangan ragu untuk menyarankannya bertemu dengan psikolog atau psikiater (dokter spesialis kejiwaan), atau menghubungi konselor seperti Save Yourselves ini di :

[email protected]    : @VOL7047H

Website   :www.saveyourselves.org

Facebook : Save Yourselves

Instagram : saveyourselves.id

(II)

Keep Breathing, Keep Inspiring!

Inspirator Freak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here