Real Estate Investment at The Real Estate Summit
Rich Dad Advisors at The Real Estate Summit, edukasi audiens tentang pentingnya investasi properti

Halo Inspirator! Semoga selalu dalam keadaan sehat dan berbahagia ya. Sudah tau tentang bagaimana menjadi kaya lewat real estate investment? Inspirator Freak akan sharing mengenai acara Rich Dad Advisors at The Real Estate Summit, yang digelar pada hari Sabtu dan Minggu, 1-2 Oktober 2016. Bertempat di Four Seasons Hotel Jakarta, berikut adalah isi dari acara di hari pertama. Yuk, simak liputannya! Acara dimulai dengan sesi perkenalan oleh Claire Lisin, selaku Asia Pacific Operation Director dari Mt. Helix Holdings. Di awal sesi, Claire Lisin menjelaskan sedikit tentang outline atau gambaran apa yang akan didapat audiens dari acara ini. Tak luput pula, ia turut menjelaskan mengenai The Cashflow Quadrant yang dipopulerkan oleh Robert Kiyosaki. Perempuan yang mulai berinvestasi properti di usia 18 tahun tersebut juga menceritakan pengalaman pertamanya dalam membeli properti.  Saat itu, ia memberanikan diri membeli properti pertamanya seharga 600 ribu poundsterling yang langsung disewakannya. Dari sinilah, Claire Lisin memperoleh keuntungan sekitar 24% dari sewa tersebut, yang akhirnya memantapkan jalannya menjadi real estate investor.  

Real Estate Investment at The Real Estate Summit
Jochen Siepmann, sempat bekerja di bank selama 20 tahun dan kini sukses menjadi real estate investor | Source: Dokumentasi Inspirator Freak
Berikutnya, pembicara kedua yaitu Jochen Siepmann tampil membawakan materi. Ia menjelaskan bahwa kita bisa mencapai financial freedom melalui passive income yang diperoleh dari real estate investment. Pria asal Jerman yang kini menetap di Singapura tersebut turut menjelaskan bagaimana ia yang bekerja di bank selama kurang lebih 20 tahun kini berhasil sukses menjadi real estate investor. Dalam hal ini, penulis buku berjudul The Property Apprentice itu menekankan pentingnya memiliki team, leader, serta mentor. Terjun sebagai real estate investor penting untuk memiliki tim yang solid, leader yang mampu memimpin tim, beserta mentor yang dapat mewariskan ilmu dan pengalamannya kepada kita. Sesi berikutnya setelah lunch break adalah sesi presentasi yang diberikan oleh real estate expert, John Burley. Dalam sesi ini, Burley yang telah melakukan lebih dari 2000 property deals tersebut menyampaikan materinya melalui teleconference. Pria yang juga merupakan penulis buku The Secrets of Raising Private Money tersebut menjelaskan 3 keys of business models yang terdiri dari great idea, raise money, dan monetize. Pria dengan lebih dari 30 tahun pengalaman di dunia real estate investment itu juga menekankan bahwa uang adalah kunci dari real estate investment. Sisi psikologis juga dibahas dalam materinya, yaitu bagaimana agar dapat mencapai good deals, kita harus memahami dan dapat memenuhi apa yang secara emosional dan psikologis dibutuhkan oleh calon investor kita.  
Dolf de Roos, bergelar PhD electrical engineering, kini ia sukses di real estate investment dan aktif menulis buku dan menjadi pembicara | Source: Dokumentasi Inspirator Freak
Dolf de Roos, bergelar PhD electrical engineering, kini ia sukses di real estate investment dan aktif menulis buku dan menjadi pembicara | Source: Dokumentasi Inspirator Freak
Berikutnya, giliran Dr. Dolf de Roos memberikan motivasi dan ilmunya untuk audiens. Pria kelahiran Selandia Baru, 59 tahun silam tersebut merupakan penulis buku berjudul Real Estate Riches, yang memperoleh penghargaan New York Times Best Seller. Tak hanya itu, ia telah menulis berbagai buku bertema real estate investment, dan telah menjadi pembicara di lebih dari 16 negara. Pria bergelar PhD di bidang electrical engineering tersebut terheran-heran atas fakta bahwa gelar pendidikan yang ada tidak menjadi jaminan seseorang akan secara finansial lebih kaya. Ia mencontohkan bahwa banyak orang dengan gelar PhD sekalipun, masih menjalani hidup yang sederhana dan jauh dari financial freedom. Dr. de Roos yang kini berdomisili di Phoenix, Arizona tersebut mengungkapkan dari observasinya terhadap orang-orang yang financially-free. Pertama, mereka memiliki integrity. Seseorang dengan integrity tak hanya dapat menjadi kaya, akan tetapi ia akan tetap kaya dengan integritas yang ia miliki. Kedua, mereka yang financially-free tersebut menghasilkan ataupun menyimpan kekayaan yang dimilikinya dalam bentuk real estate.  Dalam sesi ini, pria yang membeli properti pertamanya di usia 17 tahun itu menunjukkan bahwa terdapat banyak cara untuk menaikkan harga properti yang kita miliki. Cara-cara tersebut tidaklah membutuhkan terlalu banyak uang, namun tetap dapat membawa keuntungan yaitu menaikkan nilai jual properti yang dimiliki. Dr. Dolf de Roos menceritakan berbagai pengalaman di bidang real estate investment yang ia lakukan, dengan penyampaian yang sangat menarik sesi tanya jawab pun mengalir komunikatif antara dirinya dengan audiens.  
John Burley menyampaikan materi lewat teleconference, dibantu oleh Claire Lisin | Source: Dokumentasi Inspirator Freak
John Burley menyampaikan materi lewat teleconference, dibantu oleh Claire Lisin | Source: Dokumentasi Inspirator Freak
Terakhir, kembali pembicara Jochen Siepmann memberikan ilmunya kepada audiens. Dijelaskan bahwa guna menjadi real estate investor yang sukses, ada aspek Management, Blueprint, Connection, Finance & Control yang dapat membantu para audiens saat menginjakkan kaki di dunia real estate investment. Selain itu, Claire Lisin juga pada akhir sesi turut menjelaskan mengenai program investasi yang tim nya tawarkan. Berbekal pengalaman dalam real estate investment, program untuk berinvestasi properti di Chicago, Amerika Serikat dengan berbagai keuntungan ditawarkan Claire Lisin dan tim. Program tersebut telah terbukti berhasil membawa cashflow yang sangat menguntungkan bagi para investornya, dan audiens dalam acara ini pun antusias menyimak penjelasan guna melangkah lebih dekat menuju financial freedom.   Keep Breathing, Keep Inspiring Penulis: Agung Tyanto Inspirator Freak

SHARE
Previous articleV1MAST, Kenalkan Musik Indonesia Melalui Genre World Music
Next article7 Pemandangan Di Bumi Ini Seperti Dunia Fantasi
Mahasiswa Kriminologi yang gemar football punditry. Menebar kebermanfaatan dan inspirasi bersama Inspirator Freak.

LEAVE A REPLY