Resmi! Cuti Libur Lebaran 2018 Tetap 10 Hari

Photo: makassar.tribunnews.com

Sebelumnya, sempat ada berita simpang-siur bahwa pemerintah akan menambah cuti libur lebaran. Kabar ini juga menjadi perdebatan tersendiri di masyarakat. Di satu sisi, siapa yang tidak ingin punya waktu libur yang panjang? Tetapi, di sisi lain, ternyata cuti libur lebaran yang cukup panjang itu membawa beberapa dampak meresahkan.

Begini hasil keputusannya

Photo: tribunnews.com

Akhirnya, informasi cuti libur lebaran yang sempat tarik-ulur ini mendapatkan keputusan. Senin (7/5/18), Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Puan Maharani, menyampaikan cuti libur lebaran tetap sepuluh hari, dimulai sejak tanggal 11-20 Juni 2018. Hal ini diharapkan dapat memberi kenyamanan untuk masyarakat yang ingin mudik ke luar kota dan pemerintah dapat melakukan rekayasa lalu lintas supaya masyarakat bisa mendapatkan kenyamanan dalam berkendara.

Keputusan memperpanjang cuti libur lebaran ini juga telah disepakati berbagai pihak, yaitu Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Menteri Agama, dan Menteri Ketenagakerjaan.

Kabar tersebut tentu menjadi angin segar bagi masyarakat yang setiap harinya menjalani rutinitas kerjaberulang. Meskipun begitu, ada juga kelompok yang sempat tidak menerima keputusan ini.

Mereka yang tidak setuju

Misalnya, dari kalangan pengusaha atau Asosiasi Pengusaha Indonesia yang sempat menyoroti keputusan pemerintah dalam memperpanjang cuti libur lebaran. Mereka menganggap keputusan itu dapat berimbas pada pembengkakan biaya operasional dan keterlambatan produksi. Meskipun begitu, mereka berharap kebijakan ini tidak bersifat memaksa sehingga perusahaan swasta tetap bisa membuat peraturan libur lebaran sesuai kondisi dan kebutuhan operasional perusahaan.

Pelayanan publik berjalan seperti biasa

Selain itu, sebagian masyarakat juga khawatir perpanjangan cuti libur lebaran ini berimbas pada tersendatnya kegiatan pelayanan publik. Tetapi, pemerintah menjamin pelayanan yang mencakup kepentingan masyarakat luas tetap berjalan normal, seperti rumah sakit, perbankan, dan telekomunikasi.

Puan Maharani menjelaskan bahwa PNS (Pegawai Negeri Sipil) akan tetap bekerja untuk melayani masyarakat dan dapat mengambil cuti di lain waktu tanpa mengurangi hak cuti tahunan.

Apa rencanamu, Inspirator?

Terlepas dari pro dan kontra terkait penambahan cuti libur lebaran, ini saatnya kamu mulai menyusun rencana untuk mengisi libur lebaran, Inspirator! Isilah waktu libur panjang nanti dengan kegiatan bermanfaat dan menyenangkan. Kamu ingin mengerjakan hobi atau traveling? Sebentar lagi kamu punya waktu cukup panjang untuk mewujudkannya.

Keep Breathing, Keep Inspiring!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here