Earth Hour
Earth Hour Malang dan beberapa komunitas melakukan aksi ZEDAR menuju Hari Bebas Emisi Sedunia.

Padatnya jumlah kendaraan bermotor di Kota Malang mengakibatkan kualitas udara turun lebih dari 70% yang disebabkan oleh emisi gas buang kendaraan. Emisi gas buang kendaraan melebihi ambang batas yang ditentukan akan membahayakan kesehatan dan merusak lingkungan.

Sebagai sebuah gerakan yang peduli terhadap perubahan iklim akibat aktivitas manusia, Earth Hour Malang menggelar aksi pengurangan emisi pada Minggu (18/9). Aksi yang dinamakan ZEDAR (Zero Emission Day Run) merupakan aksi pengurang emisi dengan berolahraga sekaligus memperingati Hari Bebas Emisi Sedunia yang jatuh pada 21 September hari ini.

Berkolaborasi dengan beberapa komunitas, yaitu YOT Malang, IFL Malang, Malang Berkebun, Barrampal, UB Runners, MFM Radio, Kejo Malang, Hilo Malang, dan Earth Hour Batu. ZEDAR diikuti oleh 35 peserta dari komunitas-komunitas tersebut.

Selaku Penanggung Jawab, Yudha Pratama mengatakan, “Kita nggak sadar kalau kita sendiri sudah terkena dampak pada emisi itu sendiri. Cara menangkal atau mengurangi dampak tersebut adalah lari. Lari dapat mengeluarkan toksin atau racun yang ada di dalam tubuh. Sebenarnya tidak hanya berlari, namun bisa juga menggunakan sepeda”, jelasnya.

Aksi ZEDAR dilaksanakan dengan berlari dan bersepeda bersama menuju pos-pos pemberhentian yang telah disediakan, antara lain dimulai dari Taman Kunang-kunang, Pasar Oro-oro Dowo, Taman Slamet, Rumah Makan Bebek Slamet, Taman Terompet, Taman Merbabu, dan kembali lagi ke Taman Kunang-kunang. Pada pos tersebut peserta ditantang untuk menyelesaikan misi permainan dan challenge untuk mengajak masyarakat lain agar mengurangi emisi gas buang kendaraan.

Dimulai dari pukul 07.00 WIB hingga 11.30 WIB, aksi ZEDAR diikuti peserta dengan antusias. Ashley Katya, salah satu peserta mengungkapkan, “Bagus aksinya, olahraga sambil main, apalagi komunitas yang diajak kan komunitas anak muda juga jadi kita semangat. Semoga segelintir orang di komunitas-komunitas ini bisa mempengaruhi orang lain dan menyebarkan pengetahuan soal bebas emisi ke depannya”, ujarnya.

“Kami mengharapkan masyarakat untuk selalu tidak menggunakan kendaraan bermotor ketika bepergian ke tempat yg dekat. Jika tidak punya sepeda, maka berjalanlah. Selain sehat, toh kita juga mengurangi emisi gas buang yang dikeluarkan oleh kendaraan motor tersebut”, imbuh Yudha.

Keep Breathing, Keep Inspiring! Inspirator Freak

LEAVE A REPLY