Obscura UMN
Hendra Lesmana (Senior Fotografer Pers Indonesia)

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Fotografi Obscura Universitas Multimedia Nusantara (UMN) kembali menggelar pameran untuk yang kedelapan kalinya pada tahun ini. Setelah generasi ke-8 Obscura sukses menyelenggarakan pagelaran pameran yang ketujuh bertajuk “Kota Sejuta Cerita” pada 21-24 Mei 2015 yang lalu di Mal @Alam Sutera, Tangerang, kini giliran generasi ke-9 Obscura menjadi pemegang tongkat berikutnya dalam menyukseskan pameran yang kedelapan ini. Mengangkat tema “Prismatik: Diverse the Light”, pameran kedelapan Obscura kali ini bertempat di Summarecon Digital Center (SDC), Gading Serpong, Tangerang pada 19-22 Mei 2016.

obscura
Performance dalam acara PRISMATIK
Konsep acara “Prismatik: Diverse the Light” sendiri adalah pameran foto hasil karya para Obscrew (sebutan para anggota UKM Obscura) yang bertema “Photostory”, Instagram Competition dan On the Spot Competition yang terbuka untuk umum dengan hadiah untuk tiga terbaik di masing-masing kompetisi, workshop sesuai tema pameran “Photostory” bersama Hendra Lesmana (Senior Fotografer Pers Indonesia) pada Minggu (22/5), serta penampilan musik dari Chindy (runner-up Everybody Superstar Trans TV), MUFOMIC (Multimedia Face of Music), dan duo SnC (Beatbox and Vocal) selama empat hari rangkaian acara tersebut. Biaya registrasi yang diperlukan untuk umum dalam acara ini adalah 50 ribu rupiah per orang dengan benefit satu tiket workshop, On the Spot Competition, sertifikat 1 SKKM untuk mahasiswa UMN, dan free voucher SDC.
Pameran Foto
Testimoni Pengunjung terhadap pameran foto
“Kita pilih tema prismatik karena temanya adalah photostory, artinya banyak cerita yang ada dalam satu bingkai foto. Jadi, prismatik itu menyalurkan banyak cahaya-cahaya kehidupan dan menjadi lambang harapan bagi orang untuk melanjutkan kehidupannya,” tutur Vionita Aisyah sebagai ketua panitia pameran generasi ke-9 Obscura ini menyampaikan tujuannya memilih tema “Prismatik: Diverse the Light”. OBscura Menyusul tema besar “Prismatik: Diverse the Light” yang menekankan photostory sebagai lambang dari cahaya kehidupan dan harapan, kompetisi-kompetisi  yang diadakan selama rangkaian acara ini juga bertemakan demikian. Yakni Instagram Competition dan On the Spot Competition yang merupakan kompetisi foto di area Scientia Square Park (SQP), taman di samping SDC. Instagram Competition mengangkat tema “Care to Share”, sedangkan On the Spot Competition adalah “Mari Memberi”. Kedua kompetisi tersebut melombakan photostory yang wajib berada di area SQP. Untuk Instagram Competition yang dilihat adalah kesesuaian tema dan jumlah like dengan hadiah untuk juara pertama 500 ribu rupiah, juara kedua 350 ribu rupiah, dan juara ketiga 150 ribu rupiah, tetapi untuk On the Spot Competition pemenangnya akan dinilai oleh juri pada hari tersebut dengan hadiah 1 juta rupiah untuk juara pertama, 750 ribu rupiah untuk juara kedua, dan 500 ribu rupiah untuk juara ketiga.
Lomba foto Instagram
On the Spot Competition yang merupakan kompetisi foto di area Scientia Square Park
Selain itu masih belum beranjak dari konsep photostory, workshop untuk umum yang akan diadakan dengan pembicara Hendra Lesmana pada Minggu (22/5) akan berusaha meningkatkan pengetahuan khalayak mengenai konsep photostory itu sendiri, terutama dari sisi Jurnalistik. Hal ini tentu saja mendukung untuk makin memahami tentang photostory hasil karya Obscrew yang dipamerkan selama empat hari acara “Prismatik: Diverse the Light”. Sebab, karya-karya Obscrew yang dipamerkan ini merupakan hasil hunting yang dilakukan berdasarkan dua hari besar yang ada di bulan Mei, yakni Hari Buruh dan Hari Pendidikan. Dengan ini, foto-foto yang ada dalam pameran diharapkan dapat menekankan tema utama “Prismatik: Diverse the Light” itu sendiri. Tema “Prismatik: Diverse the Light” ini juga memiliki pesan bagi para mahasiswa UMN sendiri. “Tetaplah beusaha sesuai passion, karena konsep photostory kami telah menunjukkan ada orang beruntung dan ada yang kurang, jadi harapannya orang-orang bisa bersyukur atas apa yang sudah ia dapat dan terus memperjuangkan langkah yang ia ambil. Jadi, kalau sudah melangkah jangan mundur lagi, terus saja melangkah secara maksimal,” ungkap Vionita menyampaikan tujuan pameran ini menanamkan pesan kepada para mahasiswa.
OBSCURA
Senyum para Panitia PRISMATIK
Pameran foto yang diadakan Obscura ini merupakan pameran foto yang pertama kalinya diadakan di SDC. Oleh karena itu, target utama dari pameran ini adalah orang-orang di Tangerang, khususnya Gading Serpong. Apalagi dengan adanya UMN dan Surya University yang berlokasi di Gading Serpong, menurut Vionita harapan utamanya bersama rekan-rekan panitianya setidaknya berhasil menarik minat mahasiswa untuk menghadiri pameran ini, baru setelah itu menarik minat masyarakat umum.   CP: Richard Joe Sunarta 089698526996   Inspirator Freak Keep Breathing, Keep Inspiring!   Twitter: @InspiratorFreak Facebook : facebook.com/InspiratorFreak

LINE : @inspiratorfreak (menggunakan @)

LEAVE A REPLY