Presiden Jokowi: Peran Pemuda ASEAN Sangat Penting & Jangan Main Pokemon Terlalu Sering.
Foto: nasional.kompas.com

Dalam Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN ke-29 di Vientiane, Laos, Presiden Joko Widodo menyampaikan tanggapannya di hadapan sejumlah pemimpin negara ASEAN dan perwakilan pemuda ASEAN. Presiden Jokowi mengatakan pentingnya kontribusi dan partisipasi para pemuda ASEAN dalam upaya membangun masyarakat ASEAN yang lebih maju dan kompetitif. Ia pun meminta bantuan agar pemuda ASEAN untuk mentransformasi ekonomi dan mereformasi masyarakat ASEAN.

“demografi masyarakat ASEAN  lebih menguntungkan dibanding kawasan lain karena didominasi oleh masyarakat usia produktif. Hampir setengah dari 600 juta orang di ASEAN berada di bawah umur 30 tahun.” Ujarnya seperti dikutip dari Kompas.com.

Oleh karena itu, dia mengajak para pemuda ASEAN berinovasi dengan memanfaatkan era digital dan media sosial untuk menyampaikan pesan-pesan yang bermanfaat dan membawa dampak positif bagi ASEAN.

“Sampaikan kepada kami apa yang harus kami lakukan. Sampaikan kepada kami bagaimana melawan radikalisme yang beredar di internet. Sampaikan kepada kami bagaimana dapat menggunakan teknologi digital,” katanya.

Menurut Jokowi, para pemimpin negara ASEAN perlu mendengar aspirasi dari pemuda dan memberikan kesempatan bagi para pemuda untuk bereksperimen dan berinovasi. Meskipun demikian, berbagai rintangan dan cobaan dalam era keterbukaan ini tak luput dari perjuangan para pemuda dalam membangun masyarakat ASEAN.

“Tinggal di era internet banyak godaannya, anda dapat jatuh ke dalam perangkap dan menjadi sangat terobsesi dengan karir anda,” tuturnya.

Diakhir tanggapannya, presiden jokowi menghimbau agar pemuda ASEAN tidak tergoda dengan permainan Pokemon go yang sedang populer. “Kepada para perwakilan pemuda ASEAN jangan main Pokemon terlalu sering,” tutup Jokowi yang disambut gelak tawa para peserta yang hadir.

Keep Breathing, Keep Inspiring!

Penulis : Ifa Ikah

Inspirator Freak

LEAVE A REPLY