Plaza Indonesia Film Festival: Merayakan Kemisteriusan Wanita

Foto: Plazaindonesia.com

Wanita itu penuh misteri. Ungkapan ini sering banget kita dengar, baik diungkapkan secara langsung maupun dari buku dan film. Kemisteriusan wanita ini sering dijadikan inspirasi oleh banyak penulis dan tak jarang menjadikan mereka sebagai tokoh penting dalam kisahnya. Salah satunya adalah tokoh Irene Adler ciptaan Sir Arthur Conan Doyle. Tokoh wanita yang menjadi kekasih Sherlock Holmes ini dibuat begitu misterius oleh sang penulis.

Seniman besar seperti Leonardo da Vinci pun memilih wanita sebagai objek lukisannya. Lukisan yang kemudian dikenal sebagai lukisan Monalisa itu hingga saat ini ada banyak penafsiran mengenai senyumannya yang misterius. Wanita pun kerap menjadi bahan diskusi dan penelitian, tak hanya karena kemisteriusannya saja tetapi peranan mereka yang cukup besar.

Pada gelaran Plaza Indonesia Film Festival (PIFP) kali ini, Plaza Indonesia mengangkat tema bertajuk “Celebrating Women”. Film-film yang masuk dalam PIFP 2017 diantaranya:

Japanese Girls Never Die – 2016

Foto: Plazaindonesia.com

Japanese Girls Never Die bercerita tentang seorang gadis single berusia 28 tahun bernama Haruko Azumi. Dia bekerja disebuah gedung perkantoran. Suatu ketika dia tiba-tiba menghilang disebuah jalan yang dipenuhi toko ritel. Kemudian poster yang berisikan informasi tentang menghilangnya Haroku mulai disebar.

Girlhood – 2015

Foto: Plazaindonesia.com

Berkisah tentang sebuah keluarga yang selalu berada dalam keributan. Keluarga yang tidak pernah akur dengan sesama anggota keluarga. Muak dengan situasi keluarga yang kasar, kurangnya perhatian terhadap sekolah dan hukum anak pada laki-laki dilingkungan, membuat Marieme memulai kehidupan baru setelah bertemu sekelompok tiga gadis yang hidup bebas, berjiwa bebas.

The Lady in The Van – 2015

Foto: Plazaindonesia.com

Bercerita tentang persahabatan antara Alan Bennet dengan seorang tunawisma yang tinggal di jalanan rumahnya. Miss Sheperd adalah seorang gelandangan tunawisma yang tinggal di sebuah mobil Van. Ia sempat berpindah tempat lokasi tempat tinggal sampai akhirnya berhenti di jalanan rumah Alan Bennett.

Awalnya Bennet hanya memberikan tempat tinggal Sheperd hanya sementara sampai Bennett habis kesabarannya dan ingin mengusirnya. Namun pada akhirnya,Bennet memberikan tempat tinggal yang layak sepenuhnya kepada Sheperd selama 15 tahun kedepan.

20th Century Women – 2016

Foto: Plazaindonesia.com

Kisah film ini berlatarkan Santa Barbara tahun 1979 dimana ada Dorothea Fields, seorang ibu sekaligus orangtua tunggal. Untuk menyelesaikan masalah kompleks yang muncul dalam membesarkan Jaime, putranya yang masih remaja dan suka memberontak, Dorothea meminta bantuan kepada dua wanita dari dua jalan hidup yang berbeda.

Ma’ Rosa – 2016

Foto: Plazaindonesia.com

Ma ‘Rosa adalah film drama Filipina yang berkisah tentang keluarga Rosa yang mengelola sebuah toko di Manila, Filipina. Penghasilan dari bisnis toko kecil tidak cukup  memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari, memaksa mereka menjual obat-obatan terlarang. Suatu hari petugas polisi menahan Rosa dan suaminya. Anak-anak Rosa pun berusaha menemukan cara untuk membebaskan orang tua.

Lipstick Under My Burkha – 2016

Foto: Plazaindonesia.com

Film dari India ini menceritakan tentang empat orang perempuan yang memberontak dan melarikan diri dari kehidupan mereka yang melelahkan. Konkona seorang ibu rumah tangga yang tertindas dan seorang ibu dari tiga anak, yang juga berjuang untuk menghidupi hidupnya sebagai sales.

Sementara itu, Ratna Pathak Shah adalah seorang janda 55 tahun yang menemukan kembali seksualitasnya setelah melakukan hubungan romantis melalui telpon. Aahana Kumra seorang wanita cantik yang muda yang berencana untuk kawin lari bersama pacarnya dan Plabita seorang mahasiswa yang bercita-cita untuk menjadi seorang penyanyi.

Pemutaran film-film diatas gratis dan cukup mendaftar di http://www.plazaindonesia.com/

Keep Breathing, Keep Inspiring!

Inspirator Freak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here