Light Phone, Ponsel Anti Smartphone Dan Paling Minimalis Di Dunia

smartphone
Foto: Thelightphone.com

Saat ini produsen ponsel tengah gencar menciptakan ponsel pintar atau smartphone dengan teknologi termutakhir dan spesifikasi paling canggih. Tujuannya tak lain adalah menarik lebih banyak user dan mempertahankan user loyal untuk produk terbarunya nanti.

Berbeda halnya dengan produsen ponsel asal China ini yang justru menciptakan ponsel ‘bodoh’ bernama Light Phone. Ponsel karya desainer Joe Hollier dan Kaiwei Tang ini menjadi telepon ‘bodoh’ yang pintar menyeimbangkan kesempurnaan smartphone.

Ponsel ini dirancang berkat pengalaman dan penafsiran ulang kedua desainer tentang kebosanan. Menurutnya, kebosanan sering dipandang sebagai sesuatu yang tidak disukai. Bosan membuat kita merasa frustrasi, terutama saat kebosanan datang tak terduga, seperti saat penerbangan tertunda atau macet. Smartphone-lah yang kemudian menjadi pengalihan dari rasa bosan.

“Di sebuah restoran di San Francisco beberapa bulan yang lalu, Kai dan saya mendengar seorang gadis kecil berkata, “Ayah, saya bosan, saya bosan,” dan sang ayah dengan tenang menghentikannya dan berkata, “Ingat apa yang kita katakan tentang kebosanan sayang, Kebosanan adalah saat untuk belajar.” tutur Joe Hollier dalam blognya.

Joe Hollier and Kaiwei Tang (Foto: Thelightphone.com)

“Light Phone adalah obyek yang membuat kesendirian istimewa. Kami ingin melihat kebosanan bukan sebagai penjara yang membuat kita terjebak dan frustrasi, melainkan sepotong kertas kosong tanpa batas. Alih-alih mencoba membunuh waktu, marilah kita membuat waktu itu menjadi hidup. Kesendirian adalah elemen penting untuk kreativitas.” tambahnya.

Light Phone adalah ponsel seukuran kartu kredit yang dirancang untuk digunakan sebagai ponsel kedua atau sebagai perpanjangan smartphone. Penggunanya dapat meneruskan semua panggilan dari smartphone mereka ke perangkat. Karena ponsel ini dirancang khusus untuk membuat dan menerima panggilan, maka user tidak dapat mengirim sms dan email.

Light Phone secara resmi belum dirilis namun user bisa melakukan pre-order dengan harga 150 dolar atau hampir Rp 2 juta.

Keep Breathing, Keep Inspiring!

Inspirator Freak

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here