Ilustrasi: www.cekindo.com

Saat ini kebutuhan ekonomi kian meningkat, terlebih dalam era Asean Free Trade Area (AFTA) ini, membuat persaingan usaha semakin banyak dan ketat. Persaingan antar pelaku usaha dalam kegiatan produksi dan atau pemasaran barang dan atau jasa harus dilaksanakan dengan prinsip persaingan sempurna, yaitu dimana setiap penjual ataupun pembeli tidak dapat mempengaruhi keadaan di struktur pasar (dilakukan secara jujur). Dalam era AFTA, belum semua negara ASEAN  memiliki regulasi mengenai persaingan usaha. Dari 10 negara anggota ASEAN, baru Indonesia, Thailand, dan Filipina yang memiliki undang-undang mengenai persaingan usaha. Indonesia memiliki Undang-Undang No.5 tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat dengan Komisi Pengawas Persaingan Usaha sebagai lembaga independen yang mengawasi persaingan usaha. Thailand memiliki Trade Competition Act 1  dengan lembaga yang sifatnya inter-departemen di bawah Dirjen Perdagangan Dalam Negeri. Sementara Filipina sudah memiliki undang-undang yang melarang praktik monopoli sejak tahun 1925 yang diadopsi dari Sherman Act 1840 milik AS. Ilustrasi: www.debsirin.ac.th  Indonesia merupakan salah satu  negara ASEAN yang menarik banyak pelaku usaha asing untuk membangun usahanya karena potensi pasarnya yang besar.  Terlebih dalam era AFTA saat ini tentu banyak pelaku usaha asing yang datang bahkan mendirikan perusahaannya di Indonesia, lalu melakukan kegiatan produksi dan atau pemasaran barang dan atau jasa. Pelaku usaha asing yang melakukan kegiatan usaha dalam wilayah hukum negara Indonesia juga harus tunduk pada peraturan persaingan usaha Indonesia, sesuai Pasal 1 Angka 5 jo. Pasal 16 UU no.5 tahun 1999. Sayangnya, hingga saat ini belum ada regulasi ataupun lembaga independen yang melakukan pengawasan persaingan usaha di tingkat ASEAN. Dengan semakin berkembangnya dunia perekonomian dan hukum di wilayah ASEAN, para petinggi negara-negara ASEAN dapat segera membuat peraturan khusus demi tercapainya iklim usaha yang kondusif dengan persaingan usaha yang sehat antar negara. Sumber: Hukum online Keep Breathing Keep Inspiring! Penulis : Claudia Rafa Editor   : Kintan Lestari Inspirator Freak Twitter : @InspiratorFreak Facebook : facebook.com/InspiratorFreak Instagram : @inspiratorfreak Web : www.inspiratorfreak.com LINE : @inspiratorfreak (menggunakan @)

SHARE
Previous article5 Permainan Tradisional yang Bikin Kangen Masa Kecil
Next articleKarya Tanpa Batas Anak Bangsa

LEAVE A REPLY