Perempuan Susah Ditebak, Lebih Susah Lagi Nebak Akhir Cerita Labuan Hati Ini.

Film Labuan Hati
Film Labuan Hati

Maria, perempuan berusia 27 tahun, melesat ke dalam laut. Ia bukan sekedar berenang atau menyelam. Ia menari di bawah sana.

***

Adalah Bia, seorang perempuan berusia 44 tahun. Ibu dari dua anak perempuan. Istri dari seorang ayah yang luar biasa. Begitu luar biasa sampai melupakan perannya di rumah tak cuma jadi ayah, tapi juga suami bagi perempuan yang tetap ingin dicintai, diperhatikan dan disentuh oleh pasangannya. Bia pun datang ke kepulauan Komodo untuk menyepi. Kopernya penuh baju-baju perancang kelas atas, sekaligus buku-buku self development yang sebenarnya ia sudah hafal luar kepala. Ia memilih kepulauan Komodo karena kerinduannya pada dunia alternatif di bawah laut sana. Bia memang sudah lama tidak menyelam. Rasanya sudah bertahun-tahun sejak melahirkan anak pertama, ia bahkan berhenti ke laut. Suaminya punya hobby liburan membawa anak-anak mereka keluar negri. Bia selalu ikut sebagai ibunya anak-anak. Kota besar demi kota besar. Dan laut… perlahan tersingkir dari agendanya.

Lalu…  Indi. Usianya 35 tahun. Memiliki tunangan seorang lelaki yang mengartikan cinta sama dengan komitmen. Ia sudah beberapa kali menyelam di laut Komodo. Laut itulah yang kemudian ia pilih sebagai titik penyelaman terakhirnya sebelum menikah. Sebelum resmi menjadi seorang nyonya. Selama beberapa bulan terakhir ia sudah mulai meninggalkan banyak hal. Pekerjaannya sebagai manajer travel agent. Pergaulan dengan manusia-manusia yang menurut calon suaminya tidak penting. Kegiatan outbound yang ia lakukan sebulan sekali yang pernah membuat tangannya patah dua kali. Kegemarannya makan sop kambing. Dan sebentar lagi kegiatan menyelamnya. Sebentar lagi, sepulangnya dari Komodo nanti, ia harus siap menjalankan apa yang menjadi prinsip calon suaminya: cinta… sama dengan komitmen.

Dan di Labuan Bajo, adalah awal pertemuan Bia dengan Indi… dan… Maria.

Lola Amaria
Film Labuan Hati

Selama tujuh hari enam malam living on boat, ikut di dalam kapal mereka, seorang instruktur diving bernama Mahesa (35 tahun). Mahesa menguasai setiap sudut kepulauan Komodo. Ia ikut ke dalam kapal karena Indi dan Bia butuh pendampingan untuk menyelam yang rencananya akan dilakukan di hari kedua perjalanan mereka.

Dalam waktu singkat hubungan tiga perempuan itu meningkat dari pertemanan, persahabatan, hingga perang dingin untuk menjadi nomor satu di mata seorang Mahesa.

Akankah peroalan mereka selesai atau akan menambah masalah baru dengan kehadiran Mahesa?

Jakarta, 18 Agustus 2016

Penasaran kan Inspirator ending cerita dari film ini ? Langsung aja tungguin jadwal tayangnya di bioskop-bioskop kesayangan Inspirator ya 😛

——————————————————————————————————

Producer & Director: Lola Amaria

Screenplay: Titien Wattimena

Line Producer:Sari Mochtan

Director of Photography:Sony Seniawan

Art Director:Asep Suryaman

Editor:Aaron Hasim

Music Composer:Indra Perkasa

Sound Designer:Adityawan Susanto

Wardrobe Stylist:Sally Anindita

Make Up:Ucok Albasirun

Actor:

Nadine Chandrawinata

Kelly Tandiono

Ully Triani

Ramon Y Tungka

sumber: Lola Amaria Productions

 

 

Keep Breathing, Keep Inspiring

@Inspiratorfreak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here