Destryana mengajak perempuan Indonesia untuk mampu mencintai diri sendiri

Kita mungkin sering mendengar istilah kalau perempuan memiliki kepekaan berlebih dalam segi perasaan dan emosional. Hal ini dibuktikan oleh salah satu Universitas di California akibat jaringan penghubung putih wanita yang lebih banyak dibandingkan dengan laki-laki. Alhasil, perempuan cenderung berpikir dan berbicara dengan mempertimbangkan rasa. Nah, kalau lagi galau atau gelisah wanita harus kemana dong? Komunitas House of Perempuan adalah solusi untuk hal tersebut. House of perempuan terbentuk pada 24 agustus 2013 oleh 5 teman SMA yang tidak betah jika hanya nongkrong dan ngegosip ketika berkumpul. Dari situ, Citra Natasya, Destriana Chantika Dewi, Nadia Anindita, Rio Zikrizal, dan Sheila Tohir berinisiatif untuk membentuk gerakan positif dan mampu memberikan impact kepada wanita di Indonesia. “House of Perempuan merupakan sebuah rumah untuk perempuan di Indonesia agar mereka dapat lebih maju, mampu mengapresiasi diri sendiri, dan menggali potensi dari diri mereka sendiri,” sapa Destriana Chantika Dewi sebagai koordinator woman’s health and beauty dari House of Perempuan Agar mampu menciptakan sebuah rumah bagi wanita di Indonesia, House of Perempuan menyajikan tiga program kerja yang rutin diadakan per tahunnya. Kegiatan tersebut berupa Hoola Hoopers yang berupa kegiatan ngumpul serta sharing, Sosial yang berupa kegiatan pengabdian bagi masyarakat, hingga berbagai acara utama berupa acara puncak dengan konten berupa workshop, seminar, dan masih banyak lagi. Meskipun komunitas ini memiliki tujuan yang mulia, Destryana menyatakan bahwa komunitas ini juga tidak lepas dari berbagai rintangan. Seperti kesulitan dalam mengatur waktu dari pengurus dengan aktivitas dan kesibukan yang berbeda. Namun berbagai permasalah tersebut diatasi dengan komunikasi, pelaksanaan major vote, serta bantuan dari para relawan House of Perempuan yang disebut dengan helpers. Hal itu dilakukan untuk tetap menyajikan wadah bagi perempuan di Indonesia

Destryana Chantika Dewi, salah satu founder dari House of Perempuan saat melakukan sharing di SMESCO Digipreneur Day
Destryana Chantika Dewi, salah satu founder dari House of Perempuan saat melakukan sharing di SMESCO Digipreneur Day
Destryana berpesan kepada wanita Indonesia untuk mencintai diri sendiri. Menurut Destryana, percuma jika memiliki gelar maupun prestasi diri sebaik apapun jika tidak percaya diri dan tidak mampu menghargai diri sendiri. “Karena yang bisa terlihat bersinar dari luar adalah yang juga bersinar dari dalam. Wanita itu harus mampu untuk mencinta dengan logika, dan berpikir dengan hati.” kata Destryana. Keep Breathing, Keep Inspiring! Penulis : Ryan Sucipto Editor   : Dylan Aprialdo Rachman Inspirator Freak Twitter: @InspiratorFreak Facebook : facebook.com/InspiratorFreak

LINE : @inspiratorfreak (menggunakan @)

LEAVE A REPLY