Pelukis Pengidap Autisme Ini Mampu Melukis Berbagai Perkotaan di Dunia dengan Mengandalkan Ingatan

Stephen Wiltshire, seorang pelukis yang mengidap autisme asal Inggris ini mampu menghasilkan berbagai karya lukisan lanskap perkotaan (cityscapes) hanya dengan mengandalkan ingatannya ketika berkunjung ke kota-kota yang pernah dikunjunginya. Ia mengidap autisme sejak kecil pada usia 5 tahun.

Stephen sedang melukis sketsa sebuah lanskap perkotaan | Sumber: stephenwiltshire.co.uk

Stephen dijuluki sebagai pelukis yang memiliki ingatan detail fotografi (photographic memory). Ia hanya perlu melihat sekali saja sesuatu yang ingin dilukis olehnya. Berkat kemampuan ingatannya yang kuat, ia melukis lanskap perkotaan di dunia dengan sangat detail dan akurat. Mulai dari kota Istanbul, London, Bruges, Cologne, hingga Nex Mexico berhasil dilukis oleh Stephen dengan menakjubkan.

Salah satu karya Stephen

Pada bulan Mei 2005 Wiltshire menggambar panorama Tokyo dengan panjang kanvas sekitar 10 meter dalam waktu tujuh hari setelah ia terbang dengan helikopter mengamati kota Tokyo. Sejak itu ia telah menggambar Roma, Hong Kong, Frankfurt, Madrid, Dubai,  Yerusalem dan London pada kanvas raksasa.

Pada tahun 2010, ia membuat serangkaian gambar dari kota Sydney. Pada bulan Juni 2010, lukisan minyaknya berjudul “Times Square at Night” berhasil dilelang dengan harga yang tinggi.

Stephen Wiltshire dengan salah satu karyanya | Sumber: funguerilla.com

Menurut saudara perempuannya dalam cuplikan video iklan sebuah mobil ternama, kemampuan Stephen dalam menghasilkan karya dengan sangat rinci merupakan ciri khasnya. Ia telah menghasilkan beberapa karya berupa buku seperti Drawings (1987), Cities (1989), Floating Cities (1991), and Stephen Wiltshire’s American Dream (1993). Bahkan karyanya Floating Cities menjadi salah satu buku best-seller versi the Sunday Times.

Stephen menjadi potret bahwa keterbatasan tidak bisa dijadikan halangan dalam bekarya. Jika ingin melihat galerinya, Inspirator bisa buka link galeri Stephen di sini. Sedangkan untuk melihat proses Stephen dalam menghasilkan berbagai sketsa perkotaan, bisa mengakses linknya di sini.

Keep Breathing, Keep Inspiring!

Inspirator Freak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here