4 Pilihan Profesi untuk Generasi Milenial–Bye Bye, Kantor!

Photo credit: Internet

Ketika generasi milenial masih kecil, pilihan profesi untuk mereka rasanya relatif sama dengan generasi sebelumnya, ketika anak-anak pada umumnya bercita-cita menjadi dokter, polisi, pilot, karyawan kantoran, pemadam kebakaran, dan profesi lainnya yang belum sefleksibel sekarang. Saat ini, jenis pekerjaan semakin beragam karena berkembangnya budaya dan teknologi, sehingga generasi milenial memiliki ragam pilihan profesi yang seolah tidak terbatas di dunia nyata saja. Berikut ini lima pekerjaan untuk generasi milenial yang ingin bilang, “Bye bye, kantor!” 

1. Content creator

Content creator bisa sebagai blogger maupun vloggerBlogger artinya orang yang menulis di internet, yang bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja. Berbeda dengan blogger yang aktif di kegiatan menulis, vlogger adalah orang yang mengunggah video di YouTube. Keduanya tidak membutuhkan modal besar, secara umum hanya membutuhkan koneksi internet dan jiwa kreatif di bidang yang digeluti pembuat konten. Meskipun begitu, content creator bisa mendapatkan keuntungan menjanjikan, bahkan pemasukannya menyaingi pekerja kantoran. Keuntungan ini bisa mereka dapatkan antara lain dari pemasang iklan, yang bekerja sama dengan brand tertentu. Syarif Zapata adalah contoh content creator yang aktif di YouTube.

2. Investasi saham

Usaha ini semakin marak di kalangan milenial, bahkan cukup banyak pelajar SMA dan mahasiswa yang belajar dan mulai menggeluti dunia saham. Tersedia banyak kelas, pelatihan, dan buku yang memfasilitasi masyarakat yang ingin memperdalam tentang saham. Uang yang seseorang tanamkan di saham bisa kembali dengan jumlah lebih besar asalkan investor saham memahami seluk-beluk saham pilihannya.

3. Tutor online

Salah satu situs yang memberikan kesempatan menjadi tutor online untuk generasi milenial adalah RuangGuru. Di situs ini, orang tidak perlu datang ke tempat bimbingan untuk mengajar muridnya, melainkan mereka bisa mengajar dari Internet, baik memberikan pengajaran melalui video maupun via chat. Waktu yang digunakan untuk mengajar pun bebas, tetapi tetap ada target yang harus dicapai setiap bulannya.

4. Bisnis daring

Ketika masyarakat mulai beralih melakukan pembelian secara daring, pedagang pun berpindah ke online marketplace dan membuat toko online mereka sendiri. Milenial bisa menjadi pemilik, dropshipper, maupun reseller; ketiganya sama menguntungkan. Individu harus memiliki pengetahuan tentang produk yang akan dipasarkan, siapa targetnya, dan teknik pemasaran seperti apa yang akan dijalankan supaya penjualan bisa berjalanmaksimal. Contoh anak muda yang bergerak di bisnis daring adalah Egar Putra Bahtera, founder Cannes, bisnis yang muncul sejak 2013.Pekerjaan Milenial

Empat pilihan profesi ini menawarkan pekerjaan baru bagi generasi milenial, dengan pendapatan tidak kalah menjanjikan, yang membuat seseorang bisa bilang, “Bye bye, kantor!” karena dia bisa melakukannya di rumah atau di mana pun mereka berada dengan waktu yang bisa disesuaikan. Kalau kamu sendiri, apa cita-citamu, Inspirator?

Kamu bisa mencari inspirasi tentang profesi lain di masa depan di artikel ini: Pekerjaan-pekerjaan yang Diramalkan Menghilang dan Lahir di Masa Depan.

Keep Breathing, Keep Inspiring!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here