Nasi Goreng Gerobak Jadi Santapan Menteri di Istana

Nasi goreng gerobak
Nurhadi, Pedagang nasi goreng gerobak (Bagus Prihantoro Nugroho/detikcom)

Ada hal unik pada saat rapat Paripurna Kabinet Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat (4/1) pagi. Ada banyak abang-abang nasi goreng gerobak yang berjejer dan sibuk menyiapkan makanan di istana kepresidenan. Tidak sembarangan karena yang memesan adalah dari pihak istana untuk memberi makan presiden, menteri maupun ke awak media.

Tidak hanya nasi goreng, tapi Presiden Jokowi juga memanggil abang-abang sate ayam, tahu sumedang dan juga sekoteng. Hal ini tentunya menjadi berkah tersendiri bagi para pedagang yang biasa berjualan di sekitaran kota Bogor ini.

nasi goreng gerobak
sumber : Merdeka.com/rizky erzi andwika

Salah satu penjual nasi goreng yang ‘dipanggil’ ke Istana Bogor, bang Nurhadi mengatakan, dirinya baru diberitahu pada hari Selasa (3/1) malam untuk diminta menyuguhkan nasi goreng jualannya ke menteri, wartawan maupun para ajudan.

Ia mengatakan tidak ada persiapan khusus untuk memasak bagi warga istana ini karena memang baru diberi tahu malamnya, sehingga tidak banyak waktu untuk melakukan persiapan. Bahkan ada satu pedagang sate yang tidak mempersiapkan sate kambing karena terlalu mepet waktunya, sehingga hanya bisa memberikan sate ayam.

nasi goreng gerobak
sumber : Merdeka.com/rizky erzi andwika

Hal ini tentunya patut di apresiasi karena selain memberi rejeki bagi para pedagang makanan di kota Bogor, hal ini tentunya juga bisa mengangkat kuliner “jalanan” untuk lebih terkenal. Siapa tahu sehabis ini abang nasi goreng atau sate ayamnya semakin dikenal dengan nasi goreng Jokowi atau Sate Ayam Jokowi seperti jaket, payung dan sandal yang dipakai presiden sebelumnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here