Mentri Ristekdikti, Mohammad Nasir (kedua dari kiri) ketika menghadiri peluncuran program RKSA

Dalam rangka meningkatkan daya saing bangsa, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) bekerjasama dengan PT. Kalbe Farma Tbk (Kalbe) dalam program Ristekdikti-Kalbe Science Awards (RKSA). Program RKSA yang telah diselenggarakan keenam kalinya sejak tahun 2008 ini adalah program penghargaan bagi para peneliti terbaik di Indonesia yang telah berkontribusi aktif di dunia penelitian dan pengembangan, khususnya bidang kesehatan dan life science. Dalam RKSA 2016, bidang kajian penelitian yang dapat disertakan meliputi Bahan Obat/Sediaan Obat, Diagnostik dan Metode Pengobatan, Pangan Fungsional. Dalam acara peluncuran program RKSA tersebut, Mentri Ristekdikti, Mohammad Nasir, menyampaikan bahwa perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tentang pengobatan sangat berkembang pesat dan sejalan dengan penemuan-penemuan pengobatan baru, sehingga memicu sumber daya manusia untuk memahami dan menguasainya. “Saya sangat menyambut baik inisisasi yang dilakukan Kalbe Farma bersama Kemenristekdikti dalam rangka mengembangkan riset di Indonesia, khususnya dibidang life science dan yang terkait kesehatan dan obat-obatan.” ujarnya. Menurut M. Nasir, menjaring tema penelitian terbaik yang ada di pusat-pusat penelitian bukan persoalan mudah. Selain itu perlu waktu yang cukup lama untuk mendapatkan hasil yang baik. Oleh karena itu, program Ristekdikti-Kalbe Science Award merupakan alternatif dari sekian banyak alternatif penelitian di Indonesia. Penghargaan dan dukungan penelitian dalam bidang kesehatan ini cukup memberikan angin segar ditengah-tengah ketergantungan terhadap bahan baku obat. Dalam program RKSA 2016 terdapat dua penghargaan. Penghargaan pertama yakni Best Research Awards, untuk hasil penelitian terbaik pada bidang life sciences dan teknologi kesehatan  dengan kriteria penilaian kualitas penelitian yang meliputi: orisinalitas, kebaruan dan manfaat terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, pengaruh atau dampak penelitian, serta paten atau hak cipta;  Hibah/grant kompetitif yang pernah didapatkan. Penghargaan selanjutnya yaitu Young Scientist Award. Penghargaan tersebut diberikan untuk peneliti muda Indonesia yang berprestasi atas kiprahnya dengan kriteria, publikasi dan jenis publikasi yang pernah diterbitkan, pengaruh atau dampak penelitian, penghargaan kompetitif sebagai peneliti, dan hibah/grant kompetitif yang pernah didapatkan. Pendaftaran peserta program RKSA dimulai 15 Maret 2016 sampai dengan 3 Juni 2016 dimana setiap peserta wajib mengirimkan berkas penelitian antara lain formulir pendaftaran, profil peserta, ringkasan penelitian, full paper penelitian, foto diri, dan lain sebagainya yang semuanya dapat diunduh di www.kalbe-rksa.com Keep Breathing, Keep Inspiring! Penulis : Ifa Ikah Editor : Kintan Lestari   Inspirator Freak Twitter: @InspiratorFreak Facebook : facebook.com/InspiratorFreak

LINE : @inspiratorfreak (menggunakan @)
SHARE
Previous articleVideo Inspiratif – Cerita di Kopaja
Next articleASEAN Community-Masyarakat Ekonomi ASEAN

LEAVE A REPLY