Menjaga Bumi dari Limbah Ala Foodbank of Indonesia

Photo: instagram @foodbankid | Adik-adik SD Gandaria Utara 11 menerima roti dan susu

Limbah sampah makanan yang memprihatinkan

Penelitian yang dilakukan FOA (Food and Agriculture Organization of the United States) menyebutkan bahwa makanan yang terbuang mencapai 1,3 miliar ton per tahun. Dan, seperempat dari makanan yang terbuang itu cukup untuk memberi makan 870 juta orang kelaparan di dunia.

Ini fakta mengejutkan terkait limbah sampah yang dihasilkan di seluruh dunia. Di Indonesia, limbah sampah merupakan permasalahan besar. Misalnya, produksi sampah di Provinsi DKI Jakarta. Menurut Dinas Kebersihan Provinsi DKI Jakarta, setiap harinya ada 7.500 ton sampah yang diangkut, dan sekitar 54 persen dari sampah itu adalah sampah makanan yang sudah dikonsumsi maupun saat diproduksi.

Photo: instagram @foodbankid

Kepedulian yang melahirkan gerakan sosial

Wah, banyak sekali sampah makanan yang terbuang. Padahal, masih banyak orang butuh makanan. Melihat hal itu, Foodbank of Indonesia ingin supaya distribusi makanan tersebar merata sehingga tidak ada orang kelaparan.

FOI merupakan organisasi sosial yang bergerak di bidang pangan, didirikan sepasang suami istri–Bu Wida Septarina dan Pak Hendro Utomo–pada 21 Mei 2015. Tujuannya supaya tidak ada lagi orang yang mengalami kelaparan dan gizi buruk. FOI ingin membantu mengatasi kesenjangan pangan dan menjadi jembatan antara masyarakat yang kelebihan makanan dengan masyarakat yang membutuhkan. Misi organisasi adalah menciptakan akses pangan yang lebih adil bagi masyarakat dan fakir miskin, memerangi kurang gizi pada anak-anak, dan membantu meningkatkan produktivitas perempuan petani dan nelayan.

Untuk mencapai tujuan itu, FOI bekerja sama dengan pengusaha makanan, seperti BreadTalk, Sunpride, dan sebagainya, yang rutin memberikan donasi berupa produk yang nantinya disebarkan ke masyarakat yang membutuhkan.

Inspirator tertarik untuk berdonasi atau menjadi relawan di program FOI? Silakan kunjungi website Foodbank of Indonesia. Baca juga Berbagi Kebaikan Secara Online? Bisa!

Jangan dibuang, semua makanan berguna

Masih banyak lho, makanan terbuang sia-sia. Padahal, limbah makanan menghasilkan karbon dioksida yang dapat menyebabkan perubahan iklim.

FOI tidak pernah membuang makanan yang diterima, lho, Inspirator. Sebelum disalurkan, makanan disortir dulu. Makanan yang masih baik akan disalurkan, sedangkan yang tidak bisa dimakan diolah menjadi pupuk dan pakan ternak, sehingga tidak ada yang terbuang sia-sia.

Ayo, mulai dari sekarang juga

Aktivitas yang dilakukan FOI sangat berguna untuk menjaga bumi, lho! Kita bisa membantu FOI untuk mengurangi limbah makanan dengan beberapa cara, seperti mengambil makanan secukupnya saat makan, tidak memasak makanan terlalu banyak, membungkus sisa makanan saat makan di restoran, berbelanja dengan bijak, dan membantu orang yang kelaparan. Mudah bukan, Inspirator?

Bagaimana dengan limbah bukan makanan, misalnya barang bekas seperti kain, kemasan kaleng dan botol, atau kertas koran? Kamu bisa ikut menjaga Bumi dengan “menyulap” barang bekasmu jadi uang, lho.

Keep Breathing, Keep Inspiring!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here