Masih ingat kan bagaimana meriahnya perayaan pergantian tahun 2015 ke 2016? Kalian pasti mendapatkan ucapan selamat tahun baru 2016 dari orang-orang terdekat kalian. Tapi kalau ucapan selamat datang Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), udah ada yang ngucapin belum? Kalau belum ada, kita dari Inspirator Freak ngucapin, “Selamat datang MEA buat kalian semua anak muda Indonesia.” Tahun lalu MEA telah resmi dimulai tepatnya tanggal 31 Desember 2015. Fase di mana negara ASEAN berintegrasi untuk menjadikan kawasan yang ekonominya bisa tumbuh merata sehingga mampu meningkatkan daya saing dikancah internasional.

Lalu apa kabar dengan Indonesia? Siapkah kalian semua anak muda Indonesia memanfaatkan peluang dari dimulainya MEA? (SIAP 86!). Kalian harus tahu kalau Indonesia merupakan negara terbesar di ASEAN, baik dari segi kewilayahan, jumlah penduduk, maupun ukuran ekonominya. Dengan adanya MEA ini diharapkan Indonesia mampu bersanding bahkan melebihi 4 pionir di ASEAN (Filipina, Malaysia, Singapura, dan Thailand). Indonesia diprediksi menjadi aktor penting dalam MEA. So, kalian anak muda Indonesia harus tahu apa saja peluang-peluang yang bisa dimanfaatkan oleh Indonesia akibat diberlakukannya MEA, yaitu:

1. Sektor Pariwisata Menarik Banyak Minat Wisatawan Lokal dan Mancanegara

visit_indonesia_by_madarian-d4gxnoo
Ilustrasi | Sumber: madarian.deviantart.com

Hidup sekali saja tidak cukup untuk bisa mengenali dan memahami Indonesia. -Ramon Tungka

“Pariwisata sejak jauh hari telah mempersiapkan diri dalam menghadapi MEA terutama dalam kesiapan sumber daya manusia (SDM). Dari tahun 2007 hingga 2015, Kementrian Pariwisata (Kemenpar) telah memberikan 81.627 sertifikasi kompetensi kepada tenaga kerja bidang pariwisata yang bekerja di 12 sub-sektor pariwisata antara lain hotel & restoran, spa, biro perjalanan wisata, tour leader, tata boga, Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE), arung jeram, serta selam,” kata Arief Yahya Menteri Pariwisata. Sisi Indonesia bagian mana yang belum kalian explore anak muda Indonesia? Persiapkan liburan yang indah untuk Indonesia yang menakjubkan guys! 2. Populasi Penduduk Indonesia yang Menempati Posisi ke 5 di Dunia

beli-100-persen-indonesia
Ilustrasi | Sumber: http://editorialsulutnews.com

Berdasarkan data dari Central Intelligence Agency (CIA) populasi penduduk Indonesia sebanyak 255,993,674 jiwa. Bisa dibayangkan bagaimana jika seluruh penduduk Indonesia memiliki rasa kesadaran akan cinta terhadap produk dalam negerinya. Pasti perekonomian kita akan meningkat karena produk dalam negeri juga memiliki kualitas yang tidak kalah bagusnya dengan produk luar negeri. Jangan hanya mengikuti trend, mulailah untuk ikut andil dalam meningkatkan kesejahteraan bangsa Indonesia. So, berbanggalah jika kalian menggunakan produk dalam negeri.

3. Infrastruktur

dalam-waktu-dekat-inggris-garap-infrastruktur-indonesia
Ilustrasi | Sumber: merdeka.com
Sebenarnya infrastruktur di Indonesia masih perlu banyak berbenah, namun tetap masih ada peluang yang terbuka lebar seiring ditetapkannya Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) 2015-2019. Pemerintah Indonesia akan membangun infrastruktur yang dipastikan akan mempercepat upaya peningkatan daya saing nasional. Di antaranya yaitu: transportasi massal yang terintegrasi di 6 kota besar di Indonesia, pembangunan tol laut dan pembangunan 24 pelabuhan, pembangkit tenaga listrik 35.000 mega watt, reformasi pembebasan lahan dan oprasionalisasi pelayanan satu pintu. 4. Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)
Peluang-Usaha-Kecil-menengah
Ilustrasi | Sumber: http://www.jokowinomics.com
Pada sektor UMKM Menteri Perdagangan, Rachmat Gobel mencanangkan Nawa Cita Kementerian Perdagangan, dengan menetapkan target ekspor sebesar tiga kali lipat selama lima tahun ke depan. Cara tersebut bisa dilakukan dengan membangun 5.000 pasar, pengembangan UMKM, serta peningkatan penggunaan produk dalam negeri. Selain itu pemerintah melakukan pembinaan melalui kemasan, sertifikasi halal, pendaftaran merek, dan meningkatkan daya saing produk dalam negeri. Lalu, mereka juga memfasilitasi pelaku UMKM dalam pameran berskala internasional. Melalui fasilitas itu, Kementerian Perdagangan berharap, produk serta merek yang dibangun oleh pelaku UMKM di Indonesia dapat dikenal secara global. 5. Kebijakan Pemerintah
tandatangan_signature
Ilustrasi | Sumber: http://1.bp.blogspot.com/
Pada tataran pemerintah sudah cukup banyak regulasi yang dikeluarkan untuk menyokong upaya persaingan dalam menghadapi MEA, diantaranya dengan dikeluarkanya Inpres No.5/2008 tentang fokus program ekonomi, Inpres No.11/2011 tentang pelaksanaan cetak biru MEA, program pembangunan MP3EI, Inpres No.6/2014 tentang peningkatan daya saing nasional dalam rangka menghadapi MEA. 6. Sektor Industri
kebun-kakao
Ilustrasi | Sumber: http://primaradio.co.id
Produk unggulan yang dimiliki Indonesia berupa industri agro seperti kakao, karet, minyak sawit, tekstil dan produk tekstil, alas kaki kulit, mebel, makanan dan minuman, pupuk dan petrokimia, otomotif, mesin dan peralatan, serta produk logam, besi, dan baja dapat mendongkrak kemampuan Indonesia untuk bersaing dengan negara ASEAN. Menteri Perindustrian (Menperin) juga menekankan pengembangan industri kecil dan menengah yang termasuk dalam program ofensif. Di antaranya dilakukan dengan memberi fasilitas akses permodalan bagi Industri Kecil Menengah (IKM) melalui Kredit Usaha Rakyat, Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL), Modal Ventura dan Corporate Service of Responsibility (CSR). “Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), hingga tahun 2013, jumlah unit usaha IKM mencapai 3,4 juta unit dan menyerap 9,7 juta orang tenaga kerja. Angka itu bakal ditingkatkan lagi melalui percepatan pertumbuhan wirausaha,” kata Saleh selaku Menteri Perindustrian. Dengan adanya fasilitas yang diberikan oleh Menperin, kita harap sektor industri mampu memafaatkan peluang yang ada dan berkembang menjadi industri yang besar. Jadi kaula muda, itulah peluang-peluang yang bisa dimanfaatkan oleh Indonesia akibat diberlakukannya MEA. Indonesia telah menciptakan peluang bagi kita, sekarang saatnya kita darah muda Indonesia untuk memanfaatkan peluang itu menjadi kesempatan emas demi menjadi aktor penting dengan diberlakukannya MEA 2015. Keep Breathing, Keep Inspiring! Penulis : Yoga Pratama Editor   : Siti Ayu Handayani Inspirator Freak Twitter: @InspiratorFreak Facebook : facebook.com/InspiratorFreak

LINE : @inspiratorfreak (menggunakan @)
SHARE
Previous articleBosan Perayaan Valentine yang Mainstream? Ini 6 Rekomendasi Valentine Anti-Mainstream Buatmu
Next articleAyo Lawan Mitos Kanker Anak, Sekarang!

LEAVE A REPLY