Ilustrasi

Marhaban ya Ramadhan! Bulan suci yang dinanti-nanti oleh umat muslim yang rindu akan kedamaian dan momen untuk berbuat kebaikan sebanyak-banyaknya agar dapat kembali ke fitrah pada 1 Syawal 1437 H akhirnya telah tiba. Tahun ini diperkirakan sekitar 1,6 milyar populasi umat muslim di penjuru dunia bersiap menyambut kedatangan bulan Ramadhan. Berpuasa dan shalat Tarawih menjadi ritual umat muslim selama bulan Ramadhan. Di Indonesia, takjil dan ngabuburit menjadi istilah yang paling sering terdengar selama bulan Ramadhan. Namun, bagaimana dengan cerita ramadhan di negera lain? Kali ini Inspirator Freak akan memberikan beberapa cerita Ramadhan tahun ini di beberapa negara di dunia.

1. Inggris

Suasana Ramadhan di kota London | ilustrasi : http://kokofeed.com/
Suasana Ramadhan di kota London | ilustrasi : http://kokofeed.com/
Tahun ini menjadi kali pertama umat muslim di kota London menjalankan ibadah puasa di bawah kepemimpinan Sadiq Khan, walikota muslim pertama di kota yang dinobatkan sebagai kota terkaya ke-5 di dunia. Ramadhan tahun ini menjadi bulan yang sulit bagi warga kota London karena mereka harus berpuasa selama 19 jam. Hal ini disebabkan oleh kondisi Inggris yang saat ini tengah berada di puncak musim panas. Tidak hanya itu, Ramadhan tahun ini juga akan menjadi saksi salah satu isu yang paling hangat dibicarakan di dunia saat ini, yaitu EU Referendum atau referendum keanggotaan Britania Raya di Uni Eropa. EU Referendum akan diselenggarakan pada 23 Juni 2016 atau bertepatan dengan 18 Ramadhan 1437 H.

2. Turki

Para pengungsi di Turki | http://cdn.gospelherald.com/
Para pengungsi di Turki | http://cdn.gospelherald.com/
Selain harus berhadapan dengan dunia internasional terkait isu pembantaian 1,5 juta rakyat Armenia pada tahun 1915, Turki juga harus berhadapan dengan malasah pengungsi pada Ramadhan tahun ini. Jumlah pengungsi asal Suriah yang berada di Turki saat ini telah mencapai 3 juta orang. Tahun ini pemerintah Turki bekerja sama dengan Turkish Diyanet Foundation (TDV), sebuah organisasi non pemerintah di Turki, untuk memberikan bantuan kepada para pengungsi agar mereka dapat menjalankan ibadah puasa. Bantuan berupa tenda pengungsi, makanan, dan selimut. Paket bantuan kemanusiaan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan para pengungsi selama bulan Ramadhan.

3. Denmark 

Menjelang waktu berbuka puasa di Denmark | http://www.visitdenmark.co.uk/
Menjelang waktu berbuka puasa di Denmark | http://www.visitdenmark.co.uk/
Sebanyak 263.800 muslim di Denmark atau sekitar 4,7% dari total populasi Denmark (data menurut Statistics Denmark) tahun ini harus menghadapi suasana Ramadhan yang sama dengan tahun sebelumnya. Tahun ini Denmark kembali menjadi negara dengan waktu puasa terpanjang di dunia, yakni selama 21 jam. Sebaliknya, Australia dan Argentina menjadi negara dengan waktu puasa tercepat di dunia, yakni selama 9 jam 30 menit.

4. Mesir

Suasana shalat Tarawih di Mesir | http://cdn.timesofisrael.com/
Suasana shalat Tarawih di Mesir | http://cdn.timesofisrael.com/
Jalan-jalan di Mesir dipenuhi oleh tenda-tenda dengan fawanees (lentera khas Mesir yang dibuat dari khaymia atau kerajinan tertua di Mesir). Tradisi lentera ini sudah ada sejak zaman kerajaan Ottoman di Mesir. Selama Ramadhan, toko kue akan menjual Konafa dan Qatayef (makanan penutup khas Mesir yang terbuat dari krim atapun kacang). Sama seperti negara-negara lain yang menjalankan ibadah puasa, membeli kurma menjadi salah satu ritual yang selalu dilakukan rakyat Mesir selama bulan Ramadhan. Selain itu, kurma yameesh (kacang Ramadhan) juga menjadi pilihan favorit rakyat Mesir sebagai hidangan berbuka puasa.   Inspirator Freak Keep Breathing, Keep Inspiring! Penulis : Lulu Fakhriyah Editor   : Dylan Aprialdo Rachman Inspirator Freak Twitter : @InspiratorFreak Facebook : facebook.com/InspiratorFreak

LINE : @inspiratorfreak (menggunakan @)

LEAVE A REPLY