Lomba makan kerupuk

Halo Inspirator! Tidak terasa kita telah merayakan ulang tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-71. Dalam kemeriahan perayaan HUT RI setiap tahunnya selalu tidak pernah terlepas dari berbagai perlombaan yang menarik dan mengundang tawa, salah satu contohnya adalah lomba makan kerupuk. Nah, tahukah inspirator kalau lomba makan kerupuk memiliki sejarah tersendiri?

Kerupuk

Adonan kerupuk || sumber : jualkerupukikanmentah.wordpress.com
Adonan kerupuk || sumber : jualkerupukikanmentah.wordpress.com
Kerupuk adalah makanan ringan yang dibuat dari adonan tepung tapioka dengan campuran bahan lain seperti bawang, ikan, atau udang. Adonan kerupuk biasanya dikukus terlebih dahulu hingga matang, lalu dikeringkan di bawah sinar matahari hingga kering. Setelah kering, adonan dimasak dalam rendaman minyak goreng hingga mengembang.

Kerupuk pada Masa Penjajahan

Nasi dengan kerupuk adalah makanan yang umum dikonsumsi selama masa penjajahan || sumber : www.kompasiana.com
Nasi dengan kerupuk adalah makanan yang umum dikonsumsi selama masa penjajahan || sumber : www.kompasiana.com
Pada masa penjajahan, makanan yang enak menjadi hal yang sulit untuk diperoleh bagi warga Indonesia. Oleh karena itu, warga Indonesia hanya mampu untuk makan seadanya, berupa nasi dan kerupuk. Hal ini mengakibatkan kerupuk menjadi salah satu makanan utama bagi warga Indonesia hingga saat ini.

Mengenang Perjuangan

Mengenang perjuangan || sumber : www.pintarin.com
Mengenang perjuangan || sumber : www.pintarin.com
Akibat perjuangan pada masa penjajahan tersebut maka lahirlah perlombaan makan kerupuk yang menjadi ikon dari hari raya kemerdekaan. Selain sebagai peringatan akan perjuangan warga Indonesia saat masa penjajahan, lomba makan kerupuk juga memiliki manfaat seperti belajar mensyukuri hidup, mempersatukan kerabat, dan juga meningkatkan rasa percaya diri.

Lomba Makan Kerupuk

Perlombaan makan kerupuk || sumber : bem.pcr.ac.id
Perlombaan makan kerupuk || sumber : bem.pcr.ac.id
Seperti kebanyakan lomba lainnya, lomba makan kerupuk juga memiliki peraturan sendiri yang harus ditaati. Selain untuk membuat perlombaan menjadi lebih menantang, peraturan dibuat agar perlombaan menjadi lebih menyenangkan. Peraturan dilaksanakan dengan menggantung kerupuk menggunakan tali rafia pada tongkat kayu/bambu. Panjang tali disesuaikan dengan tinggi peserta agar tidak terlalu tinggi atau terlalu rendah. Jenis kerupuk yang biasa digunakan untuk perlombaan adalah kerupuk putih. Meskipun kini variasi dari kerupuk untuk lomba semakin beragam seperti kerupuk yang digunakan dengan ukuran lebih besar atau kerupuk ditambah dengan kecap. Keep Breathing Keep Inspiring! Penulis : Ryan Sucipto Editor   : Nindya Kharisma Cahyaningtyas Inspirator Freak Twitter : @InspiratorFreak Facebook : facebook.com/InspiratorFreak Instagram : @inspiratorfreak Web : www.inspiratorfreak.com LINE : @inspiratorfreak (menggunakan @)

LEAVE A REPLY