Mengenal Usmar Ismail, Pribumi Pelopor Perfilman Indonesia

Usmar Ismail (Foto: Ketemulagi.com)

Bicara tentang Hari Film Nasional tak lengkap rasanya jika tak menilik sejarah panjang perfilman Indonesia serta sosok Usmar Ismail. Ya, Sang Bapak Perfilman Nasional inilah orang Indonesia yang pertama kali memproduksi film Indonesia dengan pemain orang Indonesia dan biaya produksi orang Indonesia sendiri.

Pada zaman Indonesia belum merdeka, film yang pertama kali diproduksi di Indonesia pada tahun 1926 adalah film yang dibuat oleh orang-orang keturunan Eropa dan keturunan Cina yang berupa film bisu.

Dilansir dari Wikipedia.com, sebelum berkecimpung di dunia sinema, Usmar berprofesi sebagai seorang tentara pada masa penjajahan Belanda. Setelah kemerdekaan pada tahun 1950, Usmar Ismail menjadi orang Indonesia pertama yang memproduksi film Indonesia. Ia menjadi sutradara film dan mendirikan Perfini, studio film pertama di Indonesia, pada awal 50-an.

Usmar dikenal luas secara internasional setelah menyutradarai film berjudul Pedjuang pada tahun 1961, yang mendokumentasikan kemerdekaan Indonesia dari Belanda. Film ini ditayangkan dalam Festival Film Internasional Moskwa ke-2, dan menjadi film karya anak negeri pertama yang diputar dalam festival film internasional

Adi Surya Abdi, Ketua Sinematik Indonesia pernah mengungkapkan, Usmar Ismail adalah sosok yang luar biasa. Beliau adalah seorang pejuang, pengusaha, penulis, dan seniman. Di zaman perjuangan ia sangat aktif menulis di media sampai akhirnya dia melahirkan gagasan-gagasan yang sangat nasionalisme.

usmar ismail
Beberapa karya film Usmar Ismail dalam koleksi Perpustakaan Nasional (Foto: Inspirator Freak)

Ia mencontohkan beberapa film karya Usmar Ismail seperti seperti “Darah dan Doa”, “Lewat Jam Malam”, “3 Dara”, dan “Tamu Agung” yang berbicara tentang kehidupan sosial masyarakat Indonesia dimasa perjuangan.

Sementara itu, menurut Wina Armada Sukardi, kritikus film/wartawan senior, apa yang bisa dipelajari dari film karya Usmar Ismail oleh generasi sekarang adalah menerjemahkan nasionalisme sesuai bidang yang ditekuni dengan banyak belajar sehingga kualitasnya bisa diakui secara internasional.

Keep Breathing, Keep Inspiring!

Inspirator Freak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here