Mengenal Seni Kontemporer Melalui Pameran Titik Temu

Sumber: Dokumentasi Pribadi - Walvenardo

Tujuh individu dari berbagai latar belakang pendidikan dan profesi bertemu dalam Proyek SKS–sebuah program belajar seni kontemporer yang dikepalai oleh FX Harsono. Sebagai bentuk tugas akhirnya, mereka akan mempresentasikan karya yang merupakan penerjemahan dari berbagai macam materi tentang seni rupa kontemporer yang telah diterima sebelumnya.

Rangkaian acara kegiatan ini juga akan menitikberatkan proses dialog dengan masyarakat dan menjadi bagian dari salah satu program edukasi yang dikerjakan oleh Galeri Nasional Indonesia. Kegiatan ini sepenuhnya dikelola secara mandiri oleh seluruh peserta pameran.

Kurotarial “Titik Temu”

Sumber: Dokumentasi Pribadi – Walvenardo

“Titik Temu” merupakan kata yang tepat untuk merumuskan bagaimana pameran ini terjadi. Latar belakang pengetahuan, sosial, serta personalitas yang berbeda memberikan pengalaman artistik yang membentuk masing-masing peserta dalam pameran ini. Titik Temu dapat diartikan sebagai sebuah momen yang memungkinkan terjadinya dialog untuk memperkaya gagasan masing-masing.

Dialog ini kemudian mempengaruhi setiap peserta dalam mengartikulasikan karyanya. Pengalaman inilah yang kemudian dipresentasikan sebagai sebuah gagasan visual dengan rasa personal yang khas, sejarah, dan kenangan. Seperti halnya sebuah titik, pameran ini merupakan perhentian dari program yang telah berlangsung selama enam bulan di bawah panduan FX Harsono. Namun tentu saja, seperti setiap titik, ada harapan bahwa pameran ini akan memulai lembaran baru dari pengalaman artistik setiap peserta.

Pastinya, pameran ini menjadi ajang apresiasi sekaligus tantangan untuk para peserta dalam program belajar seni kontemporer. Kamu tertarik untuk mendalaminya juga, Inspirator?

Keep Breathing, Keep Inspiring!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here