Mengenal Cibophobia, Rasa Takut Pada Makanan

Photo: youngisthan.in

Fobia secara umum berarti rasa takut berlebihan pada sesuatu hal atau benda. Biasanya ini muncul karena ada trauma di masa lalu. Nah, ada banyak jenis fobia, salah satunya yaitu rasa takut pada makanan atau cibophobia.

Wah, kok bisa? Lantas, seperti apa ya, fobia pada makanan ini?

Apa itu cibophobia?

Orang yang mengidap cibophobia biasanya tidak menyukai makanan karena bentuk, bau, hingga rasanya. Kalau melihat makanan yang tidak disukai, biasanya mereka bisa gemetar, berkeringat dingin, bahkan bisa berlari untuk menjauhi makanan yang mereka lihat itu.

Berbagai jenis cibophobia

Photo: babloglo.us

Rasa takut pada makanan ini bisa dibagi lagi menjadi beberapa jenis, lho. Misalnya, ada alektrophobia, yaitu rasa takut pada ayam dan segala sesuatu yang berhubungan dengan ayam–bulu ayam, telur, bangkai, kaki ayam. Bahkan, hanya mendengar kata ayam saja, penderita alektrophobia bisa bergidik ketakutan.

Berikutnya ada yang disebut carnophobia, yaitu rasa takut pada daging. Orang yang mengidap fobia ini akan menghindari makanan berbahan daging. Lalu ada ocstraconophobia yaitu rasa takut pada kerang karena alergi atau takut dengan bentuknya; mycophobia, rasa takut pada jamur–biasanya karena bentuknya yang bikin merinding; rasa takut pada sayuran–lachanophobia–juga pasti sering kamu temukan; dan terakhir ada alliumphobia atau rasa takut pada bawang putih–biasanya karena aromanya yang sangat menyengat.

Nah, dari semua fobia pada makanan yang sudah disebutkan di atas, apakah kamu pernah menemukan orang yang mengidap salah satunya? Atau, kamu termasuk salah satunya?

Kalau ada teman yang menyimpan rasa takut pada makanan tertentu, sebaiknya jangan kamu jadikan bahan bercandaan ya, Inspirator. Ingat selalu untuk membantunya dengan tidak menunjukkan padanya makanan-makanan yang dia hindari itu.

Jika menurut kamu cibophobia sudah cukup aneh, tahu tidak, ada orang yang fobia pada lututnya sendiri, ada juga orang yang takut tidur. Beberapa jenis fobia tidak biasa, tapi ternyata ada, bisa kamu baca lebih jelas di artikel ini.

Keep Breathing, Keep Inspiring!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here