5 tradisi unik lebaran di indonesia
Membuat Origami dipandu Akina Shu, peserta dari Jepang

Generasi millennial, istilah ini sering kita dengar dalam forum perbincangan, televisi, koran ataupun media sosial. Tapi Inspirator tahu gak sih apa itu generasi millennial? Generasi millennial adalah generasi yang lahir pada rentang tahun 1980 sampai awal 2000, dimana mereka melek teknologi karena terlahir dan dibesarkan dengan internet. Perbedaan yang mencolok dari generasi ini dibandingkan generasi sebelumnya adalah penggunaan teknologi dan internet. Kebutuhan pokok akan teknologi dan internet pada generasi ini mendorong perubahan dan memberikan dampak yang cukup besar. Berikut 4 karya fenomenal generasi millennial:

1. Tumbuhnya Ekonomi Kreatif

Ekonomi Kreatif
IIustrasi: freepik.com
Mayoritas generasi millennial menginginkan banyak kemudahan dan serba cepat. Hal ini menumbuhkan banyak aplikasi mobile shopping dan entrepreneur e-commerce di Indonesia. Dengan jumlah pengguna internet yang mencapai angka 82 juta orang atau sekitar 30% dari total penduduk di Indonesia, pasar e-commerce menjadi incaran banyak pebisnis. Bahkan Badan Ekonomi Kreatif pun mendukung e-commerce dengan menjadikannya program nasional.

2. Social Movement

Social Movement
IIustrasi: freepik.com
Dekat dengan teknologi dan internet tak membuat generasi ini anti sosial loh, Inspirator! Buktinya, saat ini cukup banyak platform gerakan sosial di internet yang menyerukan kepedulian dan perubahan terhadap berbagai isu. Mulai dari sosial, pendidikan, lingkungan, kesehatan dan berbagai isu lainnya.

3. Transportasi Online

Transportasi Online
IIustrasi: hukumonline.com
Ojek online adalah salah satu bentuk transformasi yang dilakukan generasi millennial dalam menghadapi permasalahan kemacetan di ibu kota. Generasi ini tak hanya cermat melihat potensi pertumbuhan teknologi, tetapi juga menciptakan trend baru yang berdampak dan mendatangkan nilai ekonomi.

4. Go Green

Go Green
IIustrasi: youtube.com
Penggunaan e-book tak hanya sekadar memberikan kemudahan tetapi sebagai bentuk dukungan generasi millennial terhadap kampanye go green. Dari sisi lingkungan, e-book dianggap lebih ramah lingkungan karena tidak membutuhkan kertas, tinta, dan bahan lain yang biasa digunakan dalam produksi buku cetak. Fyi, untuk memenuhi kebutuhan kertas nasional yang sekitar 5,6 juta ton/tahun diperlukan bahan baku kayu dalam jumlah besar yang mahal dan tidak dapat tercukupi dari Hutan Tanaman Industri (HTI) Indonesia. Nah, Inspirator, majunya teknologi dan internet tak serta merta membuat generasi millinneal konsumtif dan anti sosial, tetapi justru kreatif, inovatif, dan inspratif.

Keep Breathing, Keep Inspiring!

Penulis : Ifa Ikah Editor   : Nindya Kharisma Cahyaningtyas Inspirator Freak Twitter : @InspiratorFreak Facebook : facebook.com/InspiratorFreak Instagram : @inspirator_freak Web : www.inspiratorfreak.com LINE : @inspiratorfreak (menggunakan @)

LEAVE A REPLY