mahasiswa paham pajak

Untuk mewujudkan generasi muda yang paham dan sadar akan pentingnya pajak bagi pembangunan bangsa, perlu ditanamkan nilai-nilai pentingnya membayar pajak sejak dini melalui pendidikan. Untuk itu Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Ristekdikti) bekerja sama dengan Kementerian Keuangan melakukan penandatangan nota kesepahaman tentang peningkatan kerjasama perpajakan melalui pendidikan tinggi. Perjanjian kerjasama antara Ditjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) dan Ditjen Pajak bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran akan pajak bagi mahasiswa, pendidik, dan tenaga kependidikan melalui pendidikan tinggi. Menristekdikti Mohamad Nasir menyambut baik kerjasama antara Ditjen Belmawa dan Ditjen Pajak dalam meningkatkan pemahaman akan pentingnya pajak bagi anak-anak Indonesia melalui perguruan tinggi. “Saya sangat mendukung sekali inisiatif ini. Saya berharap kedepannya mahasiswa dari program studi apapun tahu tentang pajak, fungsinya, dan manfaatnya.” ujar Menristekdikti. Menristekdikti juga mengusulkan agar mahasiswa yang akan lulus memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) supaya mereka memahami pajak. Sementara itu Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro, mengungkapkan bahwa nota kesepahaman tersebut sangat strategis sebab yang menjadi sasaran akan pemahaman pajak adalah mahasiswa yang akan memasuki dunia kerja. Beliau juga menyambut baik usulan Menristekdikti bahwa nantinya setiap lulusan minimal D3 atau S1 memiliki NPWP. Meski begitu bukan berarti setiap lulusan langsung diwajibkan membayar pajak. Mereka harus mengikuti peraturan dan ketentuan yaitu penghasilannya harus melewati PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak). “Satu hal lagi yang perlu didalami mahawasiswa adalah kebijakan penyesuaian SPP atau kenaikan biaya kuliah yang selalu menjadi isu. Hal ini perlu disadari juga, jika ingin biaya kuliah tidak terlalu memberatkan maka kuncinya anggaran Negara harus kuat. Saat ini sumber anggaran Negara bukan lagi migas, akan tetapi sumbangan terbesar adalah pajak.” ungkapnya. Dengan demikian, tambahnya, kami mengharapkan dukungan penuh mahasiswa sehingga dapat memberikan manfaat kepada semua masyarakat termasuk mahasiswa sendiri. Adapun ruang lingkup perjanjian ini meliputi fasilitasi peningkatan kesadaran pajak melalui program pembelajaran dan kemahasiswaan, peningkatan peran perguruan tinggi, dan penyediaan materi pembelajaran serta penyelenggaraan forum ilmiah. Sumber : Ristekdikti Keep Breathing Keep Inspiring! Penulis : Ifa Ikah Editor   : Kintan Lestari   Inspirator Freak Twitter: @InspiratorFreak Facebook : facebook.com/InspiratorFreak

LINE : @inspiratorfreak (menggunakan @)

LEAVE A REPLY