Ilustrasi

Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia tahun 2015 lalu menyebutkan bahwa perkiraan jumlah anak muda di Indonesia berjumlah 62,4 juta orang dan jumlah itu berpotensi meningkat setiap tahunnya. Jika dilihat dari jumlah perkiraan yang sebesar itu dapat ditarik kesimpulan, begitu besarnya peluang dan potensi yang dimiliki anak muda Indonesia untuk mengambil peran penting dan strategis bagi bangsa Indonesia. President Director Indonesia Youth Forum (IYF), Fajar Kurniawan, Selasa (28/4/2015) sebagaimana dikutip dari Kompas.com menyebutkan bahwa Indonesia khususnya pemerintahan dan berbagai lembaga pendidikan di Indonesia mampu meningkatkan kapasitas dan kualitas sebagai anak muda yang berkarakter, berintegritas, berpengetahuan dan berketerampilan. Fajar juga menyebutkan bahwa pemerintah sebagai pimpinan sebuah negara harus membangun kesepahaman bersama di kalangan pemuda tentang pentingnya program pemberdayaan dan kewirausahaan sosial. Pernyataan Fajar seputar pemberdayaan dan kewirausahaan sosial patut kita garis bawahi. Indonesia sejak dulu sudah dianugerahi semangat optimisme yang tinggi sebagai sebuah bangsa yang ingin terus menerus berkembang. Kita teringat dengan sosok Bung Hatta yang selalu menggelorakan semangat kemandirian ekonomi dari produk bumi untuk rakyat negeri sendiri. Sudah saatnya kita kembali bernostalgia dengan mengingat kembali memori itu serta menolak lupa bahwa sebagai bangsa yang besar dengan keberadaan generasi mudanya yang potensial plus keberagaman ide-idenya untuk mewujudkannya secara nyata, salah satunya melalui industri kreatif.

Joey Alexander Pianis Muda Indonesia yang Kiprahnya Menduni | Sumber: jadiberita.com
Anak Muda Indonesia bisa dikatakan potensial dan kreatif, kita bisa melihat sosok pianis muda Joey Alexander dengan karya-karyanya mampu membawanya ke dalam ajang sekelas Grammy Awards. belum lagi sosok Joko Anwar sebagai sutradara muda Indonesia dengan film A Copy of Mind-nya yang sudah dibawanya keliling bersama Tara Basro dan Chicco Jerikho ke berbagai festival film dunia.
'A Copy of My Mind' Photocall - 72nd Venice Film Festival
Sutradara “A Copy of Mind” Joko Anwar bersama dengan Maera Panigoro, Chicco Jerikho dan Tara Basro dalam acara Venice Film Festival | Sumber: Tristan Fewings/Getty Images Europe
atau Rini Sugianto, Animator Indonesia yang ikut bertanggung jawab menangani beragam film-film blockbuster Hollywood seperti The Hobbit, Avengers, Hunger Games, Dawn of the Planet of the Apes atau Ninja Turtles.
Rini Sugianto Animator Indonesia yang Menangani Animasi Film-Film Hollywood | Sumber: muviblast.com
Bisa juga melihat Bayu Santoso, mahasiswa pada umumnya namun berkat karya kreatifnya, ia berhasil memenangkan lomba desain cover album Maroon 5. Karyanya membuat para personel Maroon 5 jatuh hati, karena desainnya yang bagus. Karyanya pun berhak menjadi cover album Ke 5 dari Maroon 5.
Bayu Santoso | Sumber: Youtube.com
Semuanya memiliki kesamaan, bahwa mereka memanfaatkan kreativitasnya untuk bersaing, untuk berkontribusi lebih dan mengabdi kepada Indonesia. Mereka sebagian kecil contoh pengawal Indonesia agar tetap bisa bersaing di dunia ASEAN bahkan Global. Memanfaatkan kreativitas anak muda Indonesia adalah peluang yang nyata yang harus diwujudkan secara nyata pula. Tangan-tangan kreatif anak muda Indonesia diyakini akan menghasilkan produk bernilai tinggi dan digemari masyarakat ASEAN bahkan Global.  Generasi muda memiliki kreativitas dalam menciptakan produk, memadupadankan unsur seni dan bisnis. Ditambah dengan kehadiran serta mudahnya akses teknologi informasi dan komunikasi turut menambah peluang pengembangan kreativitas anak muda Indonesia. Indonesia selalu menanti anak-anak negerinya untuk berbuat lebih, mengawal Indonesia dengan baik agar namanya harum di kancah ASEAN dan global. Keep Breathing, Keep Inspiring! Penulis : Dylan Aprialdo Rachman Editor   : Dylan Aprialdo Rachman Inspirator Freak Twitter: @InspiratorFreak Facebook : facebook.com/InspiratorFreak

LINE : @inspiratorfreak (menggunakan @)

LEAVE A REPLY