Hari Kebebasan Pers Sedunia
Ilustrasi

Hi, Inspirator. Hampir semua hal di dunia ini mempunyai koneksi satu sama lain. Kasus demi kasus terungkap. Hal-hal gelap bahkan terungkap melalui pers. Melalui pers kita bisa mendapatkan berita hangat nan akurat. Hingga kita bisa tahu analisa lebih dalam mengenai suatu peristiwa. Namun, tentu saja untuk melaksanakan hal tersebut perlu ada “Kebebasan Pers” yang harus kita jaga. Tepat pada tanggal 3 Mei ini diperingati sebagai Hari Kebebasan Pers Dunia, bertepatan dengan perayaan Deklarasi Windhoek. Deklarasi ini menekankan kebebasan pers yang bebas dan independen. Kebebasan inilah yang digunakan untuk bisa memberikan informasi namun tetap terlindungi. Selain itu, pada hari inilah juga kita peringati untuk menghargai jasa para jurnalis yang harus membayar nyawa saat melaksanakan tugasnya. Dilansir pada situs un.org, pada tahun 2016, WPFD (World Press Freedom Day) focus terhadap 3 aspek, yaitu kebebasan atas informasi sebagai kebebasan yang fundamental dan juga sebagai hak asasi, melindungi kebebasan pers dari sensor, dan menjaga keamanan jurnalisme baik secara online maupun offline. Pada intinya, kebebasan tersebut bukan tanpa alasan, karena sudah banyak nyawa yang harus menjadi korban. Menurut data dari Committee to Protect Journalist, setidaknya ada 75 jurnalis yang meninggal pada tahun 2015 dengan motif yang sudah pasti, 3 pekerja media yang meninggal pada tahun yang sama, serta 25 jurnalis pada tahun yang sama meninggal dengan motif yang belum diketahui, dan 69% kematianya karena dibunuh. Tentu saja hal ini menjadi cambuk tersendiri bagi dunia pers. Karena itu, dengan adanya momen peringatan hari pers diharapkan hal seperti ini tidak terjadi lagi. Karena sesungguhnya, pers merupakan alat vital yang dapat mengontruksikan pikiran masyarakat. Mungkin saja banyak pihak-pihak yang merasa tidak senang. Maka dari itu, seringkali sebuah berita harus dibayar mahal oleh nyawa seseorang. Momen hari pers menjadi ajang untuk sama-sama melindungi “kebebasan” ini, agar pers selalu menjadi sebuah lembaga yang dapat berdiri tegak tanpa gentar walaupun banyak pedang yang berusaha menjatuhkan!   Keep Breathing Keep Inspiring! Penulis    : Noviyanti Editor      : Andreas Maydian Puspito Inspirator Freak Twitter: @InspiratorFreak Facebook : facebook.com/InspiratorFreak

LINE : @inspiratorfreak (menggunakan @)

LEAVE A REPLY