Medina Kamil Travelling
Ilustrasi

Saat ini, travelling sudah banyak digemari oleh kaum wanita. Aktivitas travelling sering dianggap sebagai hobi ketimbang pekerjaan. Ada beberapa traveller wanita Indonesia yang cukup terkenal. Dengan pesona alam dan berbagai macam budaya yang mengagumkan di Indonesia, kita bisa mendapatkan banyak hal dari travelling, terutama pengalaman. Medina Kamil adalah salah satu traveller wanita yang sering dijadikan inspirasi oleh banyak orang. Ia juga merupakan salah satu presenter petualangan di salah satu stasiun televisi swasta. Medina, yang akrab dipanggil Nana, lahir pada tanggal 6 April 1982. Nana merupakan anak bungsu dari empat bersaudara. Ayahnya, Kamil Syueb, dan Ibunya, Annisyah, berasal dari Sumatera Barat. Dengan penampilan yang terkesan apa adanya, tanpa make-up yang berlebihan tampil di televisi, Nana mampu membuat penonton untuk tetap mengikuti petualangannya ke berbagai tempat di Indonesia. Selama bertugas menjadi presenter yang terjun langsung ke berbagai lokasi, tentu tak dapat terhindar dari kejadian-kejadian yang tak terduga.

Medina Kamil Travelling
Ilustrasi | Sumber : lilipribadi.wordpress.com
Sebuah perjuangan bertahan hidup di sebuah pulau tak berpenghuni selama empat hari. Ketika melakukan penjelajahan di Papua, perahu yang ditumpangi oleh Nana dan tim ekspedisi Papua terombang-ambing menerjang ombak di Laut Arafuru hingga terbalik. Saat itu, Nana adalah satu-satunya kru wanita dalam tim ekspedisi. “Kami berusaha berenang mencapai long-boat yang terbalik. Selama 20 jam kami terombang-ambing di laut”, kata Dody Johan Jaya sang produser. Akhirnya mereka berupaya untuk bertahan hidup dengan makan dan minum seadanya, memakan hewan laut dan meminum air hujan yang ditadah. (sumber: news.detik.com) Setelah bertahan hidup sejak Rabu (7/6/2006) hingga Sabtu (10/6/2006) mereka pun kemudian ditemukan oleh Tim SAR. Tim SAR gabungan yang terdiri dari Kantor SAR Timika, Satuan Polisi Air Kepolisian Daerah Papua, TNI AL, TNI AD, dan tim SAR PT Freeport Indonesia menemukan mereka dalam keadaan shock dan lemah kendati masih dalam keadaan sehat. Empat korban selamat itu pun dievakuasi menuju Timika. (sumber: news.detik.com) Meski telah megalami kejadian itu, Nana tak menjadikan hal tersebut menjadi pengalaman buruk dan tak membuatnya kapok untuk menjalankan tugasnya. Dari keberanian dan keteguhan dirinya, Medina mendapatkan apresiasi yang tinggi sehingga pada tahun 2007, Ia mendapatkan penghargaan sebagai perempuan Indonesia dengan semangat tak terpatahkan serta dapat menginspirasi perempuan Indonesia atau “Sunsilk Unbreakable Woman”.   Keep Breathing, Keep Inspiring! Penulis : Frida Rahayu Editor   : Andreas Maydian Puspito Inspirator Freak Twitter : @InspiratorFreak Facebook : facebook.com/InspiratorFreak

LINE : @inspiratorfreak (menggunakan @)

 

LEAVE A REPLY