Masih Muda Sudah Ubanan? Jangan-Jangan…

“Umur kamu bukannya baru dua puluh? Kok masih muda sudah ubanan?”

Apakah ada yang pernah bertanya seperti itu padamu, Inspirator? Rambut memutih sebelum waktunya memang bisa membuat kepercayaan diri seseorang terjun bebas. Sebelum kamu semakin stres–yang bisa membuat rambut putihmu semakin merajalela–coba pahami mengapa kondisi ini bisa terjadi.

Tubuh manusia memiliki folikel, kelenjar-kelenjar kecil yang memenuhi sel kulit. Folikel rambut memiliki sel pigmen yang dikenal dengan nama melanin. Sel-sel ini memberikan warna untuk rambut manusia. Seiring waktu, folikel rambut bisa kehilangan pigmennya; ini yang menyebabkan rambut manusia memutih.

Kok masih muda sudah ubanan?

Rambut putih kelihatan lebih mencolok pada orang berambut gelap atau hitam. Meskipun secara alamiah uban merupakan tanda penuaan, rambut yang kehilangan pigmennya ini bisa muncul pada usia berapa saja–entah pada anak usia SD (saya kenal satu orang yang masih SD sudah ubanan), SMA, atau berkuliah. Jika usiamu masih remaja atau usia dua puluhan sudah beruban, kenali dulu beberapa penyebab umum rambutmu kehilangan pigmen secara prematur.

Genetik

Coba perhatikan kakek-nenekmu, orangtuamu, dan saudara-saudara mereka, apakah rambut mereka memutih pada usia relatif muda. Jika ya, tidak heran kalau kamu masih muda sudah ubanan. Masalah genetik, sayangnya, tidak bisa diutak-atik karena urusan Yang Mahakuasa. Jika kamu merasa sangat tidak percaya diri dengan rambutmu yang memutih sebelum waktunya, solusinya kamu bisa mengecatnya. Pakai cat khusus untuk rambut ya, Inspirator, jangan cat tembok.

Photo credit: Pinterest

Stres

Setiap manusia pasti pernah mengalami stres dalam hidupnya karena berbagai situasi dan kondisi. Stres diketahui bisa mengakibatkan banyak gangguan fisik dan mental, mulai dari gangguan tidur, kecemasan, masalah tekanan darah, termasuk memengaruhi kondisi rambut seseorang.

Satu penelitian yang dilakukan pada 2013 menemukan kaitan antara stres dan penipisan sel batang di folikel rambut tikus percobaan. Jika kamu mendapati rambut putihmu semakin lama semakin banyak, mungkin stres biang keladinya. Teori ini mungkin bisa menjelaskan alasan beberapa pemimpin dunia sepertinya menua atau beruban lebih cepat ketika menjabat.

Penyakit autoimun

Penyakit autoimun juga bisa menyebabkan rambut seseorang memutih pada usia muda. Penyakit ini membuat sistem kekebalan tubuh seseorang menyerang sel-selnya sendiri.

Pada kasus alopecia dan vitiligo, sistem imun bisa menyerang rambut dan menyebabkannya kehilangan pigmen.

Gangguan tiroid

Perubahan hormon yang disebabkan masalah tiroid seperti hipertiroid atau hipotiroid ditengarai ikut bertanggung jawab atas kemunculan rambut putih di usia muda.

Doctor examining a female patients neck in the hospital

Tiroid adalah kelenjar berbentuk kupu-kupu di pangkal leher manusia yang funsinya membantu mengendalikan banyak fungsi tubuh, salah satunya metabolisme. Kesehatan tiroid bisa memengaruhi warna rambutmu. Tiroid yang terlalu aktif atau kurang aktif sama-sama bisa membuat tubuh memproduksi melanin lebih sedikit.

Kekurangan vitamin B-12

Rambut memutih pada usia dini juga bisa mengindikasikan kamu kekurangan vitamin B-12, yang berfungsi memberikan energi untuk tubuh sekaligus berkontribusi pada pertumbuhan rambut yang sehat dan menjaga warna rambut.

Defisiensi vitamin B-12 diasosiasikan dengan kondisi yang disebut pernicious anemia, yaitu tubuh tidak mampu menyerap vitamin ini dalam jumlah cukup. Tubuh manusia butuh vitamin B-12 untuk pembentukan sel darah merah yang sehat, yang bertugas mengangkut oksigen ke semua sel di tubuh termasuk sel rambut. Defisiensi B-12 membuat sel rambut menjadi lemah dan memengaruhi produksi melanin.

Kalau kamu termasuk golongan yang masih muda sudah ubanan, sekarang kamu bisa paham penyebabnya dan menghindari apa yang menjadi pemicunya. Penting juga untuk diingat, apa pun warna rambutmu, berapa pun usiamu, yang menentukan kualitas dirimu adalah karaktermu dan keputusanmu untuk bermanfaat bagi banyak orang.

(Dari berbagai sumber)

Keep Breathing, Keep Inspiring!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here