Sarat Makna, Masih Ingatkah dengan 3 Dongeng Anak Ini?

dongeng anak
Source: dongengwijaya.blogspot.com

Buku adalah jendela dunia. Dengan membaca buku, wawasan kita akan bertambah. Buku harus diperkenalkan pada saat masih anak-anak, karena pada usia anak perkembangan otak sangatlah pesat.

Buku pertama yang biasanya dikenalkan pada anak adalah buku dongeng anak. Orang tua sering membacakan dongeng pada saat sang anak hendak tidur. Tentunya, dongeng yang dibacakan oleh orang tua adalah dongeng yang berisi pesan moral.

Masihkah Inspirator ingat buku dongeng yang sering dibaca pada saat kecil dulu? Mengutip situs dongengceritarakyat.com, inilah dongeng yang sering dibaca hingga kini. Yuk kita intip

Si Kancil

Source: duniamuinspirasiku.blogspot.com

Cerita dongeng Si Kancil mengisahkan tentang seekor kancil yang sangat cerdik. Suatu hari, Si Kancil ingin menyebrang sungai. Akan tetapi, ia tidak menemukan jembatan untuk disebrangi. Akhirnya, meminta tolong pada sekawanan buaya yang ada di sungai tersebut.

Berkat kecerdikannya, sekawanan buaya tersebut berjajar atas perintah kancil, sehingga Kancil bisa menyebrang sungai tersebut dan selamat dari terkaman buaya. Pesan moral dari dongeng ini adalah mengajarkan anak-anak untuk berlatih menggunakan akalnya dalam menghadapi setiap masalah.

Malin Kundang

Source: bahasainggrisoke.com

Seorang pemuda miskin dari kampung bernama Malin Kundang memutuskan untuk merantau guna mengubah nasibnya. Berkat kerja kerasnya di perantauan, ia sukses menjadi orang yang kaya dan disegani. Suatu saat, ia kembali ke kampungnya dan ada seorang ibu tua yang memanggil Malin Kundang. Ternyata, ibu tua tersebut adalah ibu kandung Malin Kundang.

Namun, Malin Kundang malu mengakui ibunya yang miskin sebagai ibu kandungnya dan justru menghardiknya. Akhirnya, sang ibu mengutuk Malin Kundang menjadi batu. Pesan moral dari dongeng ini adalah agar kita jangan berbuat durhaka terhadap orang tua, terutama ibu kita.

Timun Mas

Source: tomcil.com

Terkisah sepasang suami istri yang sudah lama menikah, namun mereka belum dikaruniai anak. Suatu hari, pasangan suami istri tersebut bertemu dengan Raksasa yang memberikan biji mentimun. Sang Raksasa berkata bahwa biji mentimun tersebut jika ditanam akan melahirkan seorang anak perempuan. Sang Raksasa memberi mereka persyaratan, bahwa setelah anak itu besar maka mereka harus mengembalikan anak itu kepada Raksasa.

Alangkah bahagianya suami istri tersebut, perkataan sang Raksasa menjadi kenyataan. Anak yang lahir dari buah mentimun tersebut mereka beri nama Timun Mas. Saat Timun Mas yang cantik menginjak usia remaja, suami istri itu kedatangan si Raksasa yang hendak mengambil Timun Mas. Tetapi, mereka tidak mau menyerahkan Timun Mas kepada Raksasa. Alhasil, sang Raksasa pun marah dan mengejar Timun Mas yang lari menyelamatkan diri. Akhir cerita, Timun Mas berhasil mengalahkan sang Raksasa dan kembali kepada pasangan suami istri tersebut menjalani hidup yang bahagia. Pesan moral dari dongeng ini adalah kita tidak boleh mengancam dan berbuat jahat kepada orang lain.

Itulah tiga buah cerita dongeng anak yang tentunya Inspirator pernah dengar saat masih kecil. Semoga pesan moralnya bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari ya, Inspirator! (AT)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here