Manusia Hanya Menggunakan 10 Persen Kemampuan Otaknya. Mitos atau Fakta?

Photo: shutterstock | ilustrasi otak manusia

Otak memiliki peran terpenting dalam tubuh manusia. Segala aktivitas yang terjadi di dalam tubuh diatur oleh otak, lho–termasuk detak jantung. Artinya, otak manusia sibuk sekali karena tidak pernah “libur bertugas”. Walaupun tidak pernah libur bertugas, masih ada anggapan di masyarakat kalau manusia hanya menggunakan 10 persen kemampuan otaknya. Kamu pernah dengar? Kira-kira benar tidak, ya?

Dibantah ahli neurologis

Albert Einsten, ilmuwan yang menciptakan berbagai temuan menakjubkan ini disebut-sebut mampu menggunakan lebih dari 10 persen kemampuan otaknya. Tidak heran kalau Albert Einsten dianggap genius dengan segala teori yang ditemukannya. Lantas, apakah manusia yang tidak segenius Einsten berarti hanya menggunakan 10 persen kemampuan otaknya?

Neurologis Barry Gordon dari Johns Hopkins School of Medicine, Amerika Serikat, menyebutkan bahwa anggapan rata-rata manusia hanya menggunakan 10 persen kemampuan otaknya ternyata mitos belaka. Entah bagaimana asal-muasal mitos itu, tapi menurutnya hal itu tidak benar.

Masih menurut Barry Gordon, manusia selalu menggunakan semua bagian otaknya. Sebagian besar otak manusia juga aktif setiap saat. Hanya saat manusia istirahat otaknya ikut beristirahat dan hanya digunakan sebagian.

Ternyata hanya mitos

Pendapat ini dikuatkan lagi oleh neurologis John Henley dari Mayo Clinic, Rochester, Minnesota. Dr. Henley mengatakan, memang bagian-bagian otak tidak bekerja pada waktu yang sama. Tetapi, selama 24 jam, tetap ada bagian otak manusia yang bekerja–bahkan saat orang itu istirahat atau tidur. Jadi, anggapan kalau manusia hanya menggunakan 10 persen kemampuan otaknya hanya mitos. Bahkan, setiap harinya manusia menggunakan kemampuan otaknya 100 persen lho, Inspirator!

Dr. Henley juga menambahkan, jika ada bagian otak yang terganggu atau rusak, kamu tetap bisa melakukan kegiatan sehari-hari. Hal ini bisa terjadi karena otak memiliki cara tersendiri untuk menggantikan kekurangan itu dan membuat bagian lain otak mengambil alih tugas tersebut. Wah, dahsyat ya, cara kerja otak manusia!

Nah, jadi tidak benar kalau manusia hanya menggunakan 10 persen kemampuan otaknya ya, Inspirator. Ingin tahu fakta dan mitos tentang hal-hal lain? Cek di sini, di sini, dan di sini.

Keep Breathing, Keep Inspiring!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here