Makan Kuning Telur Bikin Kadar Kolesterol Naik–Mitos atau Fakta?

Photo credit: iStock

Kandungan gizi kuning telur

Kuning telur mengandung kalori, protein, karbohidrat, lemak jenuh, kalsium, posfor, zat besi, vitamin A, vitamin B1, dan vitamin C. Dengan kandungan nutrisi sehebat ini, kuning telur bahkan bisa meningkatkan kadar kolesterol baik, meningkatkan fungsi otak, baik untuk kesehatan mata, tulang, dan gigi, bahkan memelihara kesehatan jantung.

Telur ayam, dari sisi kesehatan, dinyatakan sebagai salah satu makanan paling bergizi di Bumi. Sebutir telur utuh mengandung semua jenis nutrisi yang dibutuhkan untuk mengubah sel tunggal menjadi anak ayam. Dari sisi rasa, telur ayam itu enak, sehingga menjadi favorit orang dari berbagai usia. Dari sisi harga juga relatif tidak mahal.

Lalu, mengapa banyak orang percaya makan kuning telur bikin kadar kolesterol naik?

Anggapan ini berawal dari…

Pada tahun 1910-an, ada penelitian yang menemukan kaitan antara penyakit jantung dengan lemak jenuh. Padahal, tidak pernah dibuktikan bahwa kedua hal ini memiliki hubungan sebab-akibat.

Kadar kolesterol ternyata tidak sama untuk setiap orang. Ada banyak faktor yang bisa memengaruhi jumlah kolesterol dalam darah, antara lain pola makan, jumlah makanan, dan jenis makanan yang dikonsumsi seseorang.

Orang yang sama sekali tidak makan kuning telur tapi penyantap rutin daging merah atau makanan yang digoreng, misalnya, tentu saja lebih berisiko mengalami peningkatan kadar kolesterol dalam darahnya.

Hasil penelitian Badan Litbang Kemendagri

Photo credit: http://litbang.kemendagri.go.id/

Mengutip hasil penelitian Badan Litbang Kemendagri: “Penelitian ilmiah menemukan, bahwa memakan makanan mengandung kolesterol tidak berdampak nyata pada metabolisme kolesterol.

Artinya, mengonsumsi makanan tinggi kolesterol tidak berarti Anda serta merta akan mengembangkan kolesterol tinggi. Beberapa bukti menunjukkan, bahwa telur bahkan mungkin bermanfaat untuk meningkatkan tingkat kolesterol HDL, kolesterol ‘baik’ yang terkait dengan rendahnya risiko penyakit jantung.”

Inspirator perlu tahu, kuning telur tidak sama dengan kolesterol. Meskipun begitu, mengonsumsi telur dalam jumlah banyak per hari dalam jangka waktu lama dipastikan bisa membuat kadar kolesterol dalam darah meningkat karena kandungan lemak jenuhnya. Mengonsumsi empat telur ayam per minggu per hari dinyatakan masih dalam batas aman untuk kesehatan.

Selain itu, perhatikan juga cara mengolahnya. Jika kamu terus menerus makan telur goreng, tentu saja potensi meningkatnya kadar kolesterolmu semakin besar.

Nah, sekarang setelah Inspirator sudah tahu faktanya, jangan ragu untuk makan telur secara teratur ya, supaya kamu tetap sehat dan cerdas, penuh ide kreatif yang bisa menginspirasi banyak orang.

Ingin baca lebih banyak artikel inspiratif tentang mitos dan fakta seputar kesehatan? Cari tahu dengan jemarimu di sini dan di sini.

Keep Breathing, Keep Inspiring!

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here