Mahasiswa UI Mendorong Masyarakat Mengadopsi Anjing Shelter

Jakarta, 22 April 2018 – Woof Nation 2018 bukan sekadar acara biasa, namun sebuah gerakan yang berlandaskan gagasan World Health Organization (WHO), yaitu One Health Approach. Dalam rangka Hari Bumi Internasional, mahasiswa kelas khusus internasional Universitas Indonesia jurusan Ilmu Komunikasi berkolaborasi dengan Garda Satwa Indonesia. Sudah sepantasnya kita menjaga keseimbangan ekosistem hewan, khususnya dalam konteks ini anjing, karena sangat berpengaruh pula pada kesehatan manusia. Oleh karenanya, masa depan yang cerah untuk kesehatan manusia bergantung pada harmonisasi antara manusia dan anjing ssebagai aktor – aktor di satu ekosistem. Kami mengajak masyarakat untuk mengingat kondisi anjing liar dari shelter (tempat penampungan) melalui acara karnaval Woof Nation 2018 dan pesan yang sangat penting – “Adpotion is an Option

“Di era yang serba berkemajuan dan nyaris semua dapat digantikann oleh teknologi hanya satu yang sampai waktu yang lama tak tergantikan. Empati. Menilai keberadaban seorang manusia dan peradaban suatu Bangsa pada akhirnya akan diukur dengan Rasa ini. Ketika sudah mencapai tingkat dimana empat juga Kita rasakan untuk makhluk di luar manusia, disitulah Kita sudah mencapai tingkatan tertinggi.” ujar Cyril Raoul Hakim selaku Founder dan Ketua Pembina Garda Satwa Indonesia.

Untuk mewujudkan itu, Woof Nation 2018 menyediakan wadah bagi pengadopsi petensial untuk bertemu dengan 11 anjing – anjing dari Garda Satwa Indonesia. Dengan bertemu langsung, kelekatan emosional dapat terwujud ketika calon pemilik, “jatuh cinta pada pandangan pertama” dengan anjing yang hendak diselamatkan.

Agar masyarakat tertarik untuk ikut serta mengadopsi anjing – anjing dari Garda Satwa Indonesia, Woof Nation 2018 telah mengadakan kampanye media sosial, membangun mata acara dimana pengunjung diperbolehkan membawa anjing masing – masing sambil menikmati live music dan sharing session bertema seputar perawatan anjing dan betapa pentingnya untuk adopsi. Karena adopsi bukan hanya satu – satunya cara untuk membantu anjing di shelter; pengunjung dapat membantu mereka dengan online donation yang telah terkumpul Rp. 6.000.000 (dalam kurun waktu tiga minggu) ditambah dengan donation booth yang disediakan hari-H acara

“Kami menyadari bahwa masalah – masalah ini sangat penting apalagi untuk generasi muda karena saat ini titik dimana kita bisa membuat perubahan. Campaign ini khusus dikemas agar menarik perhatian bagi mereka, seperti mengundang HumbleSpiker – Pak Ezron dan SPike, brand ambassador GoPro Indonesia, DJI Indonesia dan Nikon Indonesia sebagai speaker. Kami juga telah membuat Instagram Competition yan telah di unggah oleh 100++ account dalam kurun waktu kurang dari dua minggu. Kami sangat gembira sekali melihat tanggapan positif dari berbagai pihak akan gerakan sosial ini, termasuk dari HumbleSpiker-Pak Ezron, dimana ini adalah merupakan event prabono pertamma mereka. Melihat tanggapam positif generasi muda dan public figure terhadap social cause ini, kami yakin akan perubahan positif terhadap memilih untuk mengadopsi daripada membeli.” kata Hanifa Fadhila Pramana selaku Project Officer Woofnation 2018

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here