Mana Lebih Penting Bagi Mahasiswa: Kejar Skor IPK Tinggi atau Soft Skills?

Kejar IPK atau soft skills?
Kejar IPK atau soft skills?

Ketika memasuki dunia perkuliahan, dua pilihan ini sering ditanyakan oleh orang-orang sekitar. Mulai dari orangtua, dosen, teman, hingga diri sendiri pun bertanya, “Lebih penting dapat IPK bagus dan lulus cumlaude, atau aktif ikut organisasi, menjadi volunteer dalam acara-acara, dan coba ikut magang untuk melatih soft skills?” Jangan bingung. Yuk, simak artikel berikut untuk tahu mana yang lebih penting untuk mahasiswa, kejar IPK atau soft skills?

  • IPK

Image result for test scores
Foto: https://www.deseretnews.com/

Karena kamu berkuliah dengan tujuan mencari ilmu, tidak bisa dimungkiri IPK menjadi tanggung jawab serius yang perlu kamu perhatikan. IPK memang tidak sepenuhnya menjamin kesuksesan masa depanmu, tapi IPK menjadi salah satu kunci keberhasilanmu di dunia profesional. Sekarang ini, banyak institusi kerja dan beasiswa yang menuntut pendaftarnya untuk memiliki IPK dengan skor tertentu. Jika sudah begitu, tentunya penting bukan, untuk menjaga skor IPK-mu?

  • Soft skills

Image result for soft skills
Foto: https://www.careerbuilder.com/

Berbeda dengan IPK yang akan menjadi gerbang awalmu di dunia profesional, soft skills merupakan kemampuan yang perlu kamu latih supaya kelak bisa bertahan di dunia kerja yang dinamis. Jika selama kuliah kamu hanya mengutamakan mengejar IPK tinggi, kamu akan sulit menyesuaikan diri di dunia kerja. Ini karena di kantor, kamu tidak akan lagi mendapat pertanyaan berapa skor IPK-mu atau seberapa pintar dirimu semasa kuliah. Rekan kerjamu akan lebih peduli tentang apakah kamu mampu bekerja sama dalam tim, apakah kamu bisa memberikan solusi atas masalah dengan efektif, dan apakah kamu memiliki komitmen utuh pada pekerjaanmu.

Image result for hard skills vs soft skills
Foto: https://www.goskills.com/

Oleh karena itu, baik mengejar IPK maupun soft skills sama pentingnya. Pada dasarnya, IPK dan soft skills adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan untuk menentukan masa depan Inspirator secara keseluruhan. Jangan sampai kamu hanya mengutamakan IPK tinggi hingga tidak sempat mengembangkan soft skills-mu selama berkuliah. Tetapi, ingat, jangan pula hanyut dalam kesibukan mengembangkan kepribadian diri hingga melupakan tanggung jawab utamamu sebagai mahasiswa.

Semoga Inspirator bisa menyeimbangkan antara mengejar IPK tinggi dan melatih soft skills, ya!

Keep Breathing, Keep Inspiring!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here